Press "Enter" to skip to content

“UJIN UVC Sterilizer”, Optimalisasi Teknologi di Tengah Pandemi

Pernah nggak, sih, ngebayangin kalau virus corona munculnya di tahun 80 atau 90an? Di mana pada tahun segitu belum ada yang namanya Instagram, YouTube, atau bahkan TikTok. Fix, kalau kami, sih, kayaknya cuma bakal main snack sampai layarnya penuh, kepala ketemu buntut. Teknologi yang ada juga belum secanggih sekarang, pengobatan ala-ala tradisional dan pastinya banyak banget berseliweran kabar burung yang jadi konsumsi publik. “Ehhh di tempat Nyai ini ampuh banget tau nyembuhin corona, cobain deh!”

Untungnya virus corona muncul di zaman yang serba canggih ini, yaa walaupun sebenernya nggak ada untung-untungnya, sih. Tapi setidaknya kita sebagai warga biasa ataupun tenaga kesehatan dapat terbantu dengan kecanggihan teknologi yang ada saat ini. Di sisi tenaga kesehatan mungkin dapat terbantu dengan semakin mudahnya mendeteksi virus ini dan mengobati pasien yang terdampak corona. Di sisi lain, warga biasa setidaknya nggak stres bangetlah karena nggak bisa keluar rumah, jadi masih bisa melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja, sekolah, atau aktivitas lainnya secara online.

Adanya virus corona ini, menuntut para ahli di bidang teknologi berlomba-lomba untuk menciptakan sebuah terobosan yang dapat membantu atau setidaknya mengurangi penyebaran virus corona. Seperti halnya UJIN UVC STERILIZER, sebuah teknologi yang diadopsi dari penggunaan sinar UVC yang sebelumnya sudah digunakan oleh banyak rumah sakit untuk mensterilkan benda-benda atau peralatan medis yang ada di rumah sakit.

Dengan memanfaatkan teknologi sinar UVC, cara kerja produk ini sama seperti halnya sinar matahari yang memiliki sinar ultraviolet. Jika suatu benda terpapar oleh sinar ultraviolet secara intense, maka sinar dapat membunuh atau membasmi bakteri dan virus yang menempel pada benda. Diinisasi pada bulan April lalu, produk ini memiliki beberapa keunggulan, nih, seperti:

  1. Hanya perlu waktu singkat untuk mensterilkan barang
  2. Desain yang lebih ramah terhadap pengguna umum, sehingga aman dan layak digunakan dalam kegiatan sehari-hari.
  3. Menggunakan material yang teruji dan bekerja sama dengan PT Kayu Lapis Indonesia dalam penggunaan kayu yang rendah emisi dan tersertifikasi berkelanjutan (ISO 9001, FSC, dll.)
  4. Dilengkapi saklar otomatis untuk menghindari kontak langsung dengan sinar UVC pada mata dan kulit.

Cara pemakaian produk ini yaitu dengan memasukkan barang-barang yang ingin disterilkan seperti pakaian, tas, peralatan rumah tangga, hingga barang-barang elektronik. Paparan sinar UVC hanya akan menyala jika box ditutup, sehingga nggak membahayakan dalam proses penggunaannya, tapi tetap harus berhati-hati jika ingin mengambil barang yang telah disterilkan, karena panas yang dihasilkan jika terkena kulit baru akan hilang dalam waktu seharian, menurut pengakuan bapak Yumaju Coffee.

Diresmikan pada tanggal 19 Agustus 2020 lalu, UJIN UVC telah teruji secara independen di Lembaga Ilmu Pendidikan Indonesia (LIPI) dan telah digunakan oleh beberapa restoran, cafe, atau fasilitas umum yang ada di Kota Bandung. Bahkan Tim Ujin telah menyumbangkan beberapa produk mereka untuk digunakan dalam mensterilkan berbagai perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) di beberapa rumah sakit seperti, RS Hasan Sadikin, RSU Atmajaya, dan RSUD Cililin.


Instagram: instagram.com/ujin.id

Foto: dok. UJIN