Press "Enter" to skip to content

The Damned United (2009): Brian “Di Atas Segalanya” Clough

Dalam rangka menyelaraskan review film dengan Hari Olahraga Nasional tanggal 9 September kemarin, saya mau mencoba membahas salah satu film olahraga favorit saya sepanjang masa, The Damned United. Mungkin banyak yang mengkategorikan film ini ke dalam kategori drama atau biopic, tapi bagi saya, sepak bola, kan, lebih dari sekadar permainan. Ada drama juga di dalamnya. Karena itulah, bagi saya ini masih termasuk film olahraga.

Satu lagi, film ini bercerita tentang seorang manajer sepakbola, bukan pemain. Tapi tetap saja bagi saya manajer adalah bagian penting dari sepakbola. Kalau rajin mengikuti berita olah raga, pasti sadar deh kalau nama Jose Mourinho muncul sama seringnya dengan nama Eden Hazard atau Diego Costa, begitu juga dengan Pep Guardiola dengan Thomas Muller dan Arturo Vidal. Ya, manajer adalah bagian besar dari sepak bola di mata media. Ups, kebanyakan bicara tentang kategorisasi deh. Review-nya gimana?

Film ini bercerita tentang manajer sepakbola legendaris Inggris, Brian Clough. Bagi yang belum tau, Brian Clough adalah pelatih yang berhasil membawa klub kecil bernama Nottingham Forest dari divisi dua ke divisi utama Liga Inggris, lalu langsung juara di musim debutnya di divisi utama. Perlu diingat, dulu belum ada yang namanya Premier League, jadi divisi yang paling tinggi dalam kompetisi sepak bola Inggris adalah divisi utama. Nggak lama setelah menjuarai divisi utama, Forest menjuarai European Cup (sekarang namanya UEFA Champions League) dua kali berturut-turut. Sebuah prestasi yang belum bisa diulang oleh pelatih Britania Raya, bahkan oleh pelatih sekaliber Sir Alex Ferguson sekalipun.

Yang menarik dari film ini, mereka nggak mengupas tentang kisah sukses Clough di Nottingham Forest, tetapi film ini justru mengupas tentang kisah kegagalan Clough di Leeds United. Film ini diawali dengan Clough (Michael Sheen) yang mendatangi Elland Road sebagai pelatih baru Leeds United. Clough adalah pengganti dari manajer Leeds sebelumnya, Don Revie (Colm Meaney) yang didaulat menjadi pelatih tim nasional Inggris. Ternyata, kehadiran Clough nggak bisa diterima begitu aja oleh para mantan anak buah Revie. Para pemain Leeds yang dikepalai oleh kapten mereka, Billy Bremner (Stephen Graham), nggak terima apabila gaya mereka disebut nggak indah oleh Clough.

Jalan cerita film ini kembali bergeser ke masa-masa di mana Clough berada di klub sebelumnya, Derby County. Di Derby, Clough melatih klub itu bersama dengan asisten andalannya, Peter Taylor (Timothy Spall). Di Derby, Clough berhasil mengubah klub yang tadinya biasa-biasa aja menjadi klub yang luar biasa yang bisa melenggang ke European Cup. Di Derby, Clough seringkali mengeluarkan hal-hal aneh, entah itu kebijakan, atau kritik pedas terhadap lawannya. Kebijakan aneh misalnya, membeli pemain yang belum jelas kualitasnya, namun dengan harga mahal, atau membeli pemain bintang seperti Colin Todd (Gilles Anderson), hingga mengontrak pemain tua yang masa karirnya diperkirakan hanya 2-3 musim lagi, Dave Mackay (Brian McCardie). Namun semua kebijakan itu terbukti efektif dengan dipromosikannya Derby ke divisi utama, dan menjadi juara.

Dalam masanya sebagai pelatih Derby, ia berkonflik dengan Don Revie (yang waktu itu menjadi juara bertahan di divisi utama, sedangkan Derby masih menjadi tim yang terseok-seok di divisi dua), di mana Revie nggak menjabat tangan Clough (karena ia nggak tau kalau Clough adalah pelatih Derby). Di situ, Clough menjadi sangat kritis terhadap Leeds yang ia bilang nggak bisa bermain indah, sehingga ia sering menjelek-jelekkan Leeds. Obsesinya terhadap Leeds dan Don Revie menjadi nggak sehat, hingga puncaknya Derby kalah oleh wakil Italia, Juventus, di semi-final European Cup. Alasan kalahnya cukup sederhana, pertandingan melawan Juventus dilakukan di tengah minggu, sedangkan pada akhir minggu sebelumnya, Derby harus berhadapan dengan Leeds –yang bermain kasar, dan Clough memaksa memakai para pemain inti –yang habis cedera diacak-acak oleh pemain Leeds di pertandingan itu, sehingga Clough nggak bisa menurunkan skuad terbaiknya ketika berhadapan dengan Juventus. Hal ini membuat Sam Longson (Jim Broadbent), pemilik Derby kecewa, dan memecat Clough. Setelah berhenti dari Derby, Clough pun menerima pinangan Leeds United. Bagaimana kisahnya di Leeds United, dapat direfleksikan dari judul film ini, The Damned United.

Dalam masanya sebagai pelatih Derby, Clough dikenal sebagai sosok yang besar mulut (namun memang hebat), hingga pernah suatu saat ia ditantang oleh Muhammad Ali (yang sama-sama suka besar mulut), karena menurut Ali, hanya Ali-lah yang pantas berbesar mulut. Dalam film ini, sosok besar mulut inilah yang benar-benar dikupas dari Clough. Diceritakan bagaimana ke-besar mulut-an Clough ini yang membuatnya gagal di Leeds United. Karena besar mulutnya jugalah ia ditinggalkan oleh asistennya, Peter Taylor.

Bagi saya, film ini sangat enak untuk ditonton. Jalan ceritanya memang berputar-putar, namun nggak membingungkan. Artis-artis yang bermain juga merupakan artis-artis beken Inggris, Timothy Spall yang bermain sebagai Peter Taylor bisa kita kenal dari perannya sebagai Peter “Wormtail” Pettigrew dari serial Harry Potter, begitu juga dengan Jim Broadbent yang kita kenal sebagai Professor Horace Slughorn dari serial Harry Potter. Penggambaran karakter yang luar biasa mirip juga membuat saya menganga. Sambil menonton, kamu bisa mencoba googling pemain-pemain dalam film ini, legenda Skotlandia Billy Bremner, atau pemain Derby (yang pada masa itu masih pemain muda) John McGovern dan John O’Hare, mirip! Selain itu, diselipkan juga potongan-potongan rekaman dokumentasi dari dunia nyata, sehingga menimbulkan nuansa bahwa film ini memang dimainkan oleh Clough pada masanya. Ditambah, film ini ditutup dengan kalimat fantastis: “Brian Clough remains the greatest manager England team never had”, sambil ditemani lagu Queen Bitch dari David Bowie. So Brits ain’t it mate?

Ngomong-ngomong, tanggal 20 September kemarin, tepat 11 tahun kematian Brian Clough (1935-2004). Sing ditampi amal ibadahna, amin.

 

Sutradara: Tom Hooper

Produser: Andy Harries, Grainne Marmion

Skenario: Peter Morgan

Diambil berdasarkan buku The Damned Utd. Oleh David Peace

Pemain: Michael Sheen, Timothy Spall, Colm Meaney, Jim Broadbent

Musik: Rob Lane

Sinematografi: Ben Smithard

Tanggal Rilis: 27 Maret 2009

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *