Press "Enter" to skip to content

Tentang “Laugh & Swell”, Polyester Embassy: “It’s All About Family Thing and Friends”

Rasa haru merundung dunia permusikan tanah air. Kita berkabung atas kepergian drummer Polyester Embassy, Givari Mustika Putra, selepas panggung mereka di Sukabumi, Minggu (9/2) lalu. Tepat sepekan berlalu. Al-Fatihah.

Panggung itu merupakan rangkaian mini tour perilisan single anyar bertajuk Laugh & Swell, juga direncanakan digelar di Bandung pada tanggal 15 Februari 2020 yang kemudian urung diselenggarakan. Ini menjadi track kedua dari mini album mereka yang sedang dalam proses pengerjaan, selepas single Parak. Mini album yang direncanakan dirilis pada Maret 2020 di bawah naungan Disaster Records.

Laugh & Swell menampilkan sisi lain musik Polyester Embassy atas hadirnya nuansa R&B dan soul, dengan tetap menjaga khas musik mereka selama ini. ¬†Dikutip melalui siaran pers, unit experimental-rock- progressive ini secara singkat memaknai Laugh & Swell dengan sebuah kalimat; “It’s all about family thing and friends“. Menurut Elang Eby, sang vokalis, proses pembuatan lagu Laugh & Swell terjadi begitu saja secara alami, tanpa ada keinginan spesifik dari setiap personil. Lebih mengikuti alur dan perasaan emosional masing-masing.

Di balik layar, Laugh & Swell dikemas secara apik berkat sentuhan Dissa Kamajaya, disempurnakan oleh Eri RM pada mastering. Kehadiran kolaborator antara lain Manno, Karina Sokowati, dan Janis, putri dari Elang, menjadikan lagu ini padat muatan dan layak diwaspadai.

Selamat mendengarkan karya penting dalam perjalanan musik Polyester Embassy. Rest In Peace, Kang Givari. Karya-karyamu menjadi salah satu hal yang akan terus dikenang dan dinikmati.

Twitter: @PE_official

Instagram: instagram.com/polyester_embassy