Press "Enter" to skip to content

Temu Kangen Fans Arctic Monkeys di “Magnolia Celebration”

Dua tahun berlalu, nggak kerasa dari acara Cornerstone: A Tribute to Arctic Monkeys 2013  akhirnya tercapai juga event yang ditunggu-tunggu para fans Arctic Monkeys Bandung. Hari Sabtu (7/3) Institut Francais Indonesia (IFI) pada jam 5 sore udah dipenuhin sama gerombolan aa dan teteh lengkap dengan atribut Arctic Monkeys mulai dari totebag, t-shirt, sampe helm berstiker Arctic Monkeys. Nggak mau kalah, aku juga pake kaos Arctic Monkeys dong! Di depan ticketing disediain meja kecil untuk para fans yang pengen beli stiker atau kaos. Terus tiap tiket bisa dituker sama minuman soda gratis.

Dari konsepnya mungkin udah keliatan ada yang berbeda dari acara Cornerstone: A Tribute to Arctic Monkeys 2013 lalu. Kalau tahun 2013 acara diselenggarain di kafe sebuah hotel dan setiap pengunjung otomatis dapet stiker gratis. Tapi acara kali ini nggak dapet stiker gratis huhu, maapin aku anaknya emang rada low-cost oriented gitu. Pas nanya ke Daffa, ketua acara Magnolia Celebration kemarin, mereka emang bikin acara ini semua dalam waktu sekitar 1,5 bulan aja dan tanpa sponsor. Beda sama tahun 2013 yang memang ada sponsor makanya bisa dibilang lebih komplit gitulah serta harganya pun lebih murah sedikit dibanding event Sabtu kemarin. Tapi performance malam Sabtu kemarin menurut aku total dan keren semua. Ada  6 band yang mengisi panggung yaitu Londonest, Highly Under Victorious Trigger (HUVT), YMRS, The Schuberts, Teuddy Pick Ear, Rainy Afternoon dan AWS. 

Mangat ya aa. Hihi
Mangat ya aa, hihi

Jam 5 panggung dibuka sama Rainy Afternoon. Penonton belum rada rame, nah, jam 6 dilanjutin sama band Teuddy Pick Ear kalo dibaca jadinya teu dipikir, bodor oge yah. Jadi, kisahnya kata si vokalis Ranji, mereka pas lagi latihan bawain lagu Arctic Monkeys yang judulnya Teddy Picker, nah, karena mereka belum punya nama band, jadilah dipelesetin judul lagunya jadi Teuddy Pick Ear. Habis itu jeda diisi sama kuis tebak lirik berhadiahkan kaos dan totebag Arctic Monkeys. Sekitar jam 7  Londonest mulai menggebrak suasana. Penampilan terakhir ditutup sama lagu No.1 Party Anthem yang membius penonton. Syahdu banget emang itu lagu apalagi yang bawainnya emang persis banget serasa lagi nonton Alex Turner nyanyi, hehe.

AM
Londonest on stage.

Dilanjutkan sama band AWS (A Whole Season), mulai kerasa banget atmosfir ‘balad’ Arctic Monkeys. Sang vokalis, Fizly Gifary asik banget penampilannya. Bisa banget bikin kita semua melampiaskan kerinduan terhadap event tribute ini. Semuanya fokus nyanyi bareng di lagu terakhir mereka bawain R U Mine dengan perfecto. Setelah AWS, ada YMRS dan The Schuberts yang mengguncang panggung juga sampai jam 11 malam. Balon sama confetti berjatuhan diatas kita-kita. Aih, romantisnya, jadi pengen peluk salah satu aa disana.

visual panggung keren dari UVISUAL.
Visual panggung keren dari UVISUAL.

Keseluruhan emang keren banget. Salut sama komunitas Arctic Monkeys Bandung yang udah susah payah memberikan persembahan bagi para fans Arctic Monkeys di Bandung dan sekitarnya. Acaranya sah banget buat dibilang pecah. Euforianya masih terasa dan lagu-lagu yang dibawain pas semua. Lagu dari album Beneath the Broadwalk (2004) sampe album terbarunya yang menjadi tonggak keeksistensian Arctic Monkeys yaitu AM (2013). Good job!

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *