Press "Enter" to skip to content

Album: Taring – Nazar Palagan

Jangan heran dengan materi yang disuguhkan Taring di album perdana mereka “Nazar Palagan”. Unit Hardcore asal Bandung ini memang tergolong pendatang baru, tapi personelnya sama sekali bukan anak kemarin sore. Bagi kalian penikmat musik keras di Bandung dan sekitarnya, mungkin sudah tidak asing lagi dengan orang-orang ini: Gebeg (Drum), Hardy “nyang nyang” (Vokal/Ex-Outright), Angga (Gitar/AsiaMinor), dan Ferry (Bass/Turbidity).

Taring menyeruak ganas dengan membawa roots Hardcore sebagai ruh mereka. Pada eksekusinya Hardcore menjadi landasan yang kemudian dieksperimentasi ke wilayah yang lebih luas. Di tiga trek awal contohnya, “Lihatlah Kami” adalah Hardcore tanpa tedeng aling-aling yang seacara sah dikawinkan aransemen thrash metal. “Resureksi Diri” terdengar seperti Dimebag Darrell yang bangkit dari kubur dan berkolaborasi dengan Throwdown. Yudi Barus (Godless Symptoms) ikut memberikan kontribusi vokal di trek crossover “Seperti Tanpa Nyawa” yang dijamin akan membuat harimu awur-awuran.

Selanjutnya, album ini dijembatani “Bridge of Agony”, trek instrumental dengan kepulan Doom/Sludge yang cukup pekat. “Amarah, Agresifitas & Liar” adalah klimaks eksperimen Taring dalam “Nazar Palagan”. Vokal Lord Butche dieksploitasi dengan baik dan cerdas dalam iringan aransemen grindcore 1 menit 10 detik. Namun sayangnya, overall vokal Hardy masih terasa kurang solid dari sisi pengartikulasian.

Bersama Wethepeople!, kuartet Taring akan menjadi dua jagoan hardcore yang mesti kalian waspadai dari arsenal Grimloc Records. Menarik untuk kita saksikan kiprah Taring di masa yang akan datang. Kita tahu, dua di antara personelnya juga memiliki grup musik lain yang masih aktif. Semoga saja band all-stars akan berumur lama dan tidak sekedar proyekan numpang lewat di skena musik Hardcore Punk 

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *