Press "Enter" to skip to content

Tak Usah Banyak Bicara, Cukup Nikmati “Lautan Sinyal” dari Breh and The Bangsat

Iya, kamu tak usah banyak bicara. Biar kami aja yang boros omong, karena ini kan format artikel. Apa boleh buat?

Baru aja meluncur paket lengkap rilisan dari sebuah unit punk-rock/hardcore-punk asal Jatinangor, Breh and The Bangsat, Senin (30/3) kemarin. Berjudul Lautan Sinyal, single ini diperkenalkan tak hanya berupa audio, namun juga sekaligus video musiknya. Gila, ini band makin sini makin proper aja.

Kalau mereka mendeklarasikan ini sebagai video musik pertama, kami rasa bukan, sih. Kan sebelumnya pernah unggah official music video buat lagu Tahu Bulat yang diambil dari album Pu(nk)jasera. Itu tuh, sebuah album penuh perdana yang berisi muatan kuliner tradisional yang dilepas pada Cassette Store Day Bandung 2018 lalu.

Single Lautan Sinyal adalah lagu berdurasi singkat lainnya dari Breh and The Bangsat. Kurang dari satu menit kita sudah bisa melahap habis materi ini. Bahkan kalau mau hitung-hitungan, karya mereka dengan durasi paling lama tuh justru sebuah lagu cover saat membawakan ulang track milik Sendal Jepit, Solar Queen, yang masuk ke dalam album kompilasi Forever Punk, Forever Sucks! Teu bisa rada lilaan kitu, Breh?

Walaupun begitu, karya mereka tak sesederhana itu. Lautan Sinyal merupakan luapan keresahan mereka terhadap anak kecil generasi saat ini yang lebih banyak mengisi waktu dengan perangkat gawai dan game online-nya, alih-alih permainan dengan interaksi langsung seperti petak umpet, layangan, dan popolisian. Dan sadar tidak sadar, ada koherensi dari rilisan mereka sebelumnya, yakni single bertajuk Ucing Sumput. Bisa gitu ya.

Melalui pengantar rilis, band dengan konsep serupa Andra and The Backbone yang mana sang frontman adalah gitaris ini menceritakan bahwa video musik Lautan Sinyal digarap secara sangat sederhana, hanya bermodalkan keberanian dan teman. Mengambil latar kamar kost mahasiswa di kawasan Jatinangor, alur cerita menampilkan seorang profesor gaming dan sosok dinosaurus, maskot ikonik dari Breh and The Bangsat itu sendiri.

Sementara proses rekaman single dikerjakan di Cupnoise Music, dengan memercayakan mixing dan mastering kepada Jeremy Randope. Melalui perilisan single ini, Iman Bonyok (vokal), Breh (gitar), Dekur (bass), dan Obitr (drum) juga berharap kita semua tetap betah di rumah dengan menikmati karyanya, di tengah wabah yang melanda. Siapa mereka berani atur kita?! Tapi, ya sudahlah, turutin aja.

Tak usah banyak bicara, nanti keburu beres lagunya!


Twitter: @brehandbangsat

Instagram: instagram.com/brehandthebangsat

Bandcamp: brehandthebangsat.bandcamp.com