Press "Enter" to skip to content

“Suara Rimba”, Kebisingan Pertama dari Sasabda

Selain nomor-nomor epic milik Homicide, rasanya belum ada lagi grup di skena lokal yang bisa menyamai torehan grup tersebut. Torehan~

Meskipun belum ada lagi yang bisa se-epic Homicide, tapi penggiat musik noise dengan lirik-lirik yang kritis dan tajam nggak berhenti sampai di mereka. Salah satu yang paling teranyar dan mulai menggeliat ke permukaan adalah Sasabda. Hadir dari Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sasabda sendiri beranggotakan Arif Rosidhin (spoken) dan Theo Nugraha (music), duo yang terbentuk di bulan Juli yang lalu ini resmi merilis mini album perdananya berjudul Suara Rimba yang tersedia untuk diunduh bebas mulai Jumat (16/09) lalu melalui situs Ripstore.Asia.

Berawal dari ide dari Arif untuk mencoba hal baru bersama Theo, keinginan Arif ini rupanya disambut baik oleh Theo yang juga ingin mencoba tantangan baru dalam berkarya. Tanpa perlu menjadi epigon, Sasabda mengambil jalur roots bermusik yang sama dengan Homicide sambil terus menggali berbagai elemen noise music yang dipadukan dengan elemen musik tradisi daerah asal mereka di Kalimantan Tengah. Nama Sasabda sendiri diambil dari bahasa Swahili yang berarti “berisik”. Selain berbeda, tentu nama ini dipilih karena memiliki arti yang sesuai dengan tema karya mereka. Karena nama adalah do’a tea. Teu nyambung nya? Hampura.

Berisi 5 track berbahasa Indonesia, EP Suara Rimba berisikan nomor-nomor ambient/noise yang dipadukan dengan unsur musik tradisi yang digarap sepenuhnya lewat spoken words dan racauan berbagai tema aktual, seperti kehancuran lingkungan, kritik atas media, banalitas internet dan fanatisme buta. Ow, mantap betul, bang!

Nggak elok rasanya membandingkan Sasabda dengan grup yang serupa. Kalau saya, sih, masih bisa menikmati betul setiap ambience dan lirik yang disuguhkan. Oh tentu, sesuai yang disebutkan di atas, warga kreatif bisa cek dan ricek langsung EP Suara Rimba secara gratis di laman milik Ripstore.Asia. Lalu, setelah itu coba renungkan, apakah Sasabda ini ada kaitannya dengan Sabda Alam di Garut? Eh, apa memang nggak ada hubungannya ya?

 

Unduh Album: www.ripstore.asia/sasabda

Comments are closed.