Press "Enter" to skip to content

“Stood In Da Hood Fest”, Hajatan Satu Dekade dari CrossoverBDG

Perayaan ulang tahun itu bisa bermacam-macam caranya, ada yang bikin nasi tumpeng terus ngondang barudak, ada yang bikin private party di hotel terus ngundang Disc Jockey ternama, bahkan ada juga yang dibaledog pake telur sama tipung rosebrand, katanya, sih, biar umur dan harapannya mengembang sempurna. Apeu lah. Tapi, apa pun alasannya dan bagaimana cara perayaannya, yang terpenting dari bertambahnya umur ialah bisa lebih baik lagi dari sebelumnya. Ciegitu. Hehehe.

Tapi, bukan cuma warga kreatif dan Kota Bandung aja, nih, yang bisa ulang tahun. Tepat di Minggu (2/10) kemarin, CrossoverBDG melangsungkan hajatan ulang tahunnya yang ke-10 dengan tema Stood In Da Hood. Umur segitu mah pasti lagi seneng mijah atuh nya? Mijah~

Selain sebagai perayaan ulang tahun, event yang dieksekusi di IFI Bandung ini juga dibuat sebagai bentuk apresiasi balik terhadap semua pihak dan teman-teman yang turut membantu CrossoverBDG hingga bisa tetap konsisten. Salah satu yang turut jadi point plus adalah selain menjadi sebuah brand, selama kurang lebih dari satu dekade ini, lewat support yang diberikan CrossoverBDG terhadap komunitas indie atau urban street art di Bandung, secara nggak langsung CrossoverBDG juga berhasil menjadi media atau wadah untuk banyak komunitas agar terus berkembang. Seperti kata Kang Septi selaku founder CrossoverBDG, “Tidak mudah untuk tetap konsisten selama ini kalau tanpa bantuan dari teman-teman semuanya. Semua yang bersimbiosis dengan Crossover, ya, akhirnya jadi bagian dari kami juga. Jadi Familia”. Mantap betul!

1-1024x576

Selain diadakan gelaran BeatBox Competition, Live Tattoo, dan X-Niversary Sale, hajatan kemarin semakin lengkap dengan adanya Stood In Da Hood Live Concert. Oh tentu, line-up yang dihadirkan di live music performance tersebut bisa dibilang campuran antara sesepuh skena dan amunisi muda nan berbahaya. Bukan line-up yang main-main, dengan Muck, Dawn Of Martyr dan Young And Locos yang hadir sebagai deretan amunisi baru, aksi mereka di panggung nggak kalah gahar dengan para sesepuh dan tentu seru untuk dinikmati sambil moshing. Oh ya, salutnya lagi, karena CrossoverBDG nggak menggandeng sponsor 17+, event ini bisa dengan leluasa didatangi oleh murangkalih yang umurnya nggak jauh beda sama si saya. Teu jauh. Teu.

Selepas menyaksikan kompetisi beatbox, mundar-mandir di tempat sale, dan mantengin live tattoo, akhirnya gelaran hajat ini ditutup oleh aksi Balcony, EYEFEELSIX, dan Turtles JR. Oh tentu, aksi stage diving dan penonton yang naik panggung sesekali terjadi dan nggak  bisa dihindari, tapi semua tetap aman dan kondusif. Kalem, barudak mah bisa dikondisikeun. Hehehe.

3-1024x576

Entah karena yang hadir hanya dari kalangan “barudak”, suasana akrab antara teman-teman yang hadir dan semua elemen yang turut meramaikan Stood In Da Hood Fest ini begitu terasa cair. Tapi itulah Crossover X-Niversary kemarin, hampir nggak ada gap sama sekali, seperti betul-betul datang ke acara ulang tahun teman sendiri. Eh, apa ini cuma perasaan saya yang sok-sokan akrab? Hahaha. Pokoknya mah, selamat satu dekade dan semoga terus menggeliat teruntuk CrossoverBDG! Cheers Up!

 

Foto: Alfi Prakoso

Comments are closed.