Press "Enter" to skip to content

Single “Burn It Down”, Tanda Perubahan Musik Sadford Lads Club

Jatinangor, sebuah daerah di ujung Bandung yang terkenal karena menjadi salah satu tujuan beribu muda-mudi dari seluruh Indonesia untuk menuntut ilmu. Gaya atuh. Kalau banyak muda-mudi yang ngumpul di suatu tempat, pastilah ada banyak obrolan yang muncul, mulai dari masalah akademik, asmara, bahkan ide untuk produktif berkarya.

Salah satu contoh dari muda-mudi produktif itu adalah Sadford Lads Club. Band beranggotakan Mirza (vokal/gitar), Diches (bass), Kodok (gitar), dan Mugy (drum) ini sebenarnya bukan band yang tetiba muncul. Sebelumnya, Sadford Lads Club merupakan proyek solo dari Mirza yang telah mengeluarkan Fault/Regret EP dan Dead Dreams EP, serta Hazy Weather yang dirilis ke dalam medium cassete tape. Lagu-lagunya pada saat itu belum memiliki kualitas rekaman yang bagus, alias lo-fi, karena memang direkam di kamar sang vokalis dengan peralatan seadanya.

Pada Minggu (4/10), Sadford Lads Club secara resmi merilis single Burn It Down. Secara jelas kualitas rekaman di lagunya kali ini terdengar lebih baik dan nafas indie-pop yang menjadi ciri khas mereka sebelumnya, nggak terlalu kental terdengar.

“Biar nggak tipikal aja, sih. Kita coba gabungin banyak referensi. Karena masing-masing kepala di Sadford Lads Club punya referensi yang beda-beda, makanya kita coba gabungin semuanya. Hasilnya, ya, lagu Burn It Down ini. jangly pop-nya ada, post-punk juga sedikit-sedikit ada, lah, indie-rock-nya juga ada”, ujar Mirza melalui siaran pers.

Buat masalah tema, ternyata lagu ini terinspirasi dari sebuah mimpi aneh Mirza. Do’i pernah bermimpi menenggelamkan seorang perempuan di laut dan si perempuan itu kemudian menghantuinya lewat kartu pos, lalu pada akhirnya dibakarlah kartu pos tersebut. Ntap sekali. Artwork single Burn It Down ini dikerjakan oleh seniman psychedelic asal Jakarta/Surabaya Yoel Niko Putra a.k.a Bujangankota. Pantesan weh agak trippy-trippy gimana gitu.

Single terbarunya juga merupakan bocoran dari EP yang rencananya akan rilis di awal tahun depan.

“Ya, bisa dibilang single ini bocoran materi EP nanti, sih. Tapi nggak janji juga keseluruhan konsep nanti bakal semua kayak gini. Soalnya kita masih terus nyari yang pas buat Sadford Lads Club”, lanjutnya saat dihubungi via Line.

Menurut saya, musik yang dibawakan Sadford Lads Club ini membawa angin segar di scene musik Jatinangor dan Bandung, karena belum banyak band yang membawakan jenis musik seperti ini. Walaupun kata Pidi Baiq, “sudah jangan ke Jatinangor”. Setelah denger Sadford Lads Club ini saya mah tetep mau kesana, siapa tau nemu band asoy lainnya. Dan yang terutama siapa tau ketemu kamu. Iya, kamu.

[soundcloud url=”https://api.soundcloud.com/tracks/226858331″ params=”color=ff5500&auto_play=false&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false” width=”100%” height=”166″ iframe=”true” /]

__________________________________

Twitter: @sadfordladsclub

Soundcloud: soundcloud.com/sadford-lads-club

Website: sadfordladsclub.co.vu

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *