Press "Enter" to skip to content

Serunya Pekan Seni ala Anak Jurnalistik UIN

Kalau anak ITB bikin Pasar Seni, anak jurnalistik UIN juga bikin event yang nggak kalah menarik, nih! Wew, namanya Pekan Seni Jurnalistik (PSJ), Sabtu (22/11) lalu. Di mana anak jurnalistik UIN menampilkan kebolehannya dalam berseni ria ala mereka sendiri. Adeuh gaya si eta.

Kenapa dinamain Pekan Seni Jurnalistik? Soalnya ini tuh acara yang diadain sama bidang seni HMJ. Pakai kata seni soalnya seni adalah bahasa global yang bisa diterima oleh berbagai kalangan, dan panitia berharap seni bisa dijadikan komunikasi dalam penyampaian ide kreatif. Gitu.

Acara yang bertempat di gazebo UIN SGD Bandung ini dimulai dari sore hari, dibuka oleh Sotl yang membawakan dua buah lagu. Setelah break magrib, dilanjutkan oleh penampilan dari Mapah Layung. Kelompok musik etnik kontemporer asal Bandung ini berhasil memanjakan penikmat musik balada yang hadir. Setelah itu ada juga penampilan ciamik dari Theatre Political. Mereka menampilkan teater yang bertemakan 10 November, tepatnya hari Pahlawan. Para penonton dibuat merinding dengan acting mereka yang kece!

IMG_8621
Theatre Political. Enak!

Selama acara berlangsung, penonton yang hadir dapat menikmati hasil karya foto-foto dari komunitas Photos Speak di sudut kanan venue. Menjelang malam, penampilan pertama datang dari Mustache And Beard yang membawakan tiga buah lagu. Penonton mulai bergoyang, ada yang goyang jempol, goyang kaki, goyang kepala dan goyang badan. Sabari senam meuren.

Giliran Fiersa Besari yang tampil membawakan tiga buah lagu, seperti Celengan Rindu dan Melangkah Tanpamu. Epic, soalnya penonton pada ikutan nyanyi, asa karokean weeee. “Asa bucat bisul tampil di PSJ, soalnya panggung-panggung sebelumnya seolah latihan dan puncaknya di sini. Rasanya puas,” ujar Fiersa Besari.

jo
Mustache and Beard yang bikin syahdu, seperti biasanya.

Penampilan berikutnya dari Tigapagi yang nggak kalah serunya. Penonton dibuat terenyuh oleh lagu-lagu Yes, We Were Lost in Our Hometown, Pasir, Tangan Hampa Kaki Telanjang dan Alang-Alang. “Acaranya bagus, cukup berani dan cukup mateng. Apalagi Cibiru kan daerah perbatasan, ya, tapi ternyata rame! Buat project ke depan kami mau ngeluarin single kedua dan videonya juga. Selain itu juga ada rencana buat album kedua,” kata Tigapagi. Wedehhh, berita bagus neeeh!

Sukses terus, ya, buat Jurnalistik UIN SGD Bandung. Semoga acara-acara berikutnya semakin petjah!

 

Foto : Dede Muttakin

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *