Press "Enter" to skip to content

Semangat Huhujanan Sambil Pacantel Cingir di “Sawarna Vol. 02”

Hari Sabtu (12/03) kemarin, Bandung-ku dari pagi udah mendung mellow kumaha gitu. Iya nggak, warga kreatif? Menjelang sore, pasukan hujan pun datang mengguyur. Alah jadi puitis kieu. Tapi yah, pas kemarin teh aku pergi ke acara yang diselenggarakan mahasiswa dan mahasiswi Stikom Bandung 2013 bertajuk Sawarna Vol.02. Bukan, Sawarna-nya bukan pantai. Acaranya bertempat di Jalan Dr. Ir. Sukarno atau lebih terkenalnya mah Cikapundung Water Spot.

Dengan taglineHayu pacantel babarengan“, acara ini teh bermaksud untuk menyatukan komunitas-komunitas yang ada di Bandung untuk saling ber-pacantel cingir satu sama lain, saling membantu satu sama lain, dan membangun Kota Bandung menjadi lebih baik lagi. Ada juga aksi sosial 1001 sapu lidi dan lima gerobak sampah yang simbolisnya diberikan ke pahlawan lingkungan yaitu pak Sariban. Yang suka jalan-jalan di Bandung mah pasti pada tau sama bapak satu ini.

Penyerahan simbolis ke pak Sariban dan Komunitas Clean Action Bandung
Penyerahan simbolis ke pak Sariban dan Komunitas Clean Action Bandung.

 

Acaranya nggak cuma itu aja, yang mau jajan nyemil-nyemil cantik dan ganteng, bisa atuh di sini mah. Tenant-nya banyak dan aku juga kalap mau jajan apa, apalagi cuaca tiris mah terus we jajan. Hehehe. Ngemil lebih enjoy ketika disuguhi band-band pengisi acara. Ada band Hello Friend dan Karinding Awi, eh ada juga tari tradisional Jaipong dari teteh-teteh cantik. Suasana semakin heboh ketika teteh rampak timbalis Tisasora tampil.

Dilanjut sama Hockey Hook yang sempat membuat goyang dan gemeees para penonton, soalnya salah satu lagu yang dibawakan band ini dinyanyiin sama anak kecil yang lucu pisan aduh. Adapun penampilan pembacaan puisi dari teh Navida Suryadilaga yang membuat penonton sunyi, saking terpukaunya. Keren pisan pokoknya. Semakin betah ketika grup musik tiga akang-akang ganteng bernama CFA melancarkan aksinya.

Ngemil sepuasnya! Tapi bayar sendiri lah.
Ngemil sepuasnya! Tapi bayar sendiri lah.

Hatur nuhun wahai akang-teteh panitia yang sudah sangat keren menggelar acara ini. Kade sakit, soalnya kemarin aku liat pada huhujanan. Kemarin hujannya memang keroyokan tapi nggak apa-apa da acaranya sukses sekaleee! Salut dengan misi acaranya. Semoga komunitas-komunitas Bandung tetap ber-pacantel cingir selamanya. Pacantel cingir, cingir revolution!

 

Teks & Foto: Dhea Putri Andhini

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *