Press "Enter" to skip to content

Sebuah Langkah Akhir dari Banda Neira

Tahun 2016 ini memang penuh kejutan, baik itu kejutan yang menyenangkan atau bahkan kejutan yang harus disikapi dengan penuh lapang dada. Deep gini. Maaf euy, lagi sentimentil. Sialnya, suasana sentimentil di bulan Desember ini ditambah semakin abu-abu dengan kabar bubarnya duo Banda Neira. Kaget bukan kepalang!

Melalui akun media sosialnya, Banda Neira membuka hari Jum’at (23/12) dengan pernyataan bahwa duet dari Rara Sekar dan Ananda Badudu ini sudah sepakat untuk nggak meneruskan proyek bermusiknya itu. Seperti yang ditulis di pernyataannya, bahwa opsi mengakhiri Banda Neira – yang sudah berumur tiga tahun – adalah opsi yang paling baik. Cukup disayangkan, sih, tapi da mau gimana lagi atuh? Udah cap-cip-cup.

Dalam kurun waktu tiga tahun, Banda Neira sudah mengikat pendengarnya dengan dua buah album yang cukup meninggalkan kesan intim; Berjalan Lebih Jauh (2013) dan Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti (2016). Akhir kata, Banda Neira sangat berterima kasih kepada semua pendengar dan semua pihak yang turut mengapresiasi Banda Neira hingga akhirnya (sangat disayangkan) mereka memutuskan untuk bubar.

Meskipun kabar pilu yang (menurut sebagian pendengar) melebihi patah hati ini memang nggak oke untuk menutup tahun 2016, sebagai penggemar dan pendengar yang budiman juga, marilah kita berterima kasih kembali untuk segala karya yang Banda Neira sajikan. Dan seperti tajuk album ke-2 mereka, mudah-mudahan weh atuh Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti tea ningan.

Adios, Banda Neira! Sampai jumpa lagi!

                                                                                             

Twitter: @dibandaneira

Facebook: Banda Neira

Instagram: instagram.com/bandaneira_official

Comments are closed.