Press "Enter" to skip to content

“Saparua Street Market vol. 4”, Ajang Para Kolektor Buka Lapak

Hari Minggu emang enak banget buat dijadiin waktu luang ngabisin uang. Dan Minggu (7/12) kemarin, saya pergi ke Saparua Street Market vol. 4. Pas dateng ke Saparua, kok, sepi. Abis baca flyer lagi, ternyata di Jalan Ambon no. 9, kirain teh di dalem Saparua. Atuh itu mah Arena Experience dong. Sampai di sana, rame banget. Banyak yang lagi jual-beli, kayak segerombolan anak SD yang lagi jajan pas jam istirahat.

Oh iya, Saparua Street Market adalah acara yang diadain tiap 3 bulan sekali. Jadi gelaran yang ke-4 ini merupakan first anniversary. Cieee setahunan, langgeng ah. Buat vol. 4 kali ini juga agak beda, beda banget, karena berlangsung selama 2 hari. Selain itu, jumlah partisipan di vol. 4 ini tuh yang paling banyak dari 3 gelaran sebelumnya. Dua puluh enam! Tapi, berhubung tempat yang nggak memadai, jadi di hari pertama, Sabtu (6/12), cuma 13 stand dari perorangan dan komunitas yang buka lapakannya. Nah, hari ke-2, Minggu (7/12), 13 stand diisi sama perorangan/komunitas lainnya.

j
Sayang ih dijualin, koleksinya pada bagus.

Yang menarik adalah semua stand di sana nggak ada yang bawa brand sendiri, kebanyakan barang pribadi. Jadi bener-bener orang-orang dan komunitas yang seneng ngumpul di Arena aja yang difasilitasi. Makanya nongki dong di Arena! Barang yang dijual kebanyakan bukan barang baru. Banyaknya, sih, barang pribadi tea, kayak koleksi mainan, sneakers, barang antik, sampai papan skate juga ada. Walaupun nggak baru, tapi rare banget barangnya dan masih Raisa. Eh masih mulus maksudnya. Tapi ada, kok, barang baru juga, kayak baju brand lokal. Iya, jadi brand lokal teh nitip ke yang ngisi stand.

Mau ikutan buka lapak di Saparua Street Market tapi baru mau mulai nongkrong di Arena? Nggak apa-apa, kok, bisa hubungin mas Andika Surya, selaku bagian promosinya Arena Experience sekaligus founder Saparua Street Market. Tapi nggak semua bisa masuk, karena sistemnya tuh kayak PDKT. Bukan pendekatan kayak pacaran maksudnya, tapi Pernah-Deket-Kemudian-Tereliminasi. Iya kamu diseleksi lagi. Analogi, lah..

k
Sepatu, stir mobil, sadel sepeda, macem-macem!

Buat kamu yang mau ikutan jualan barang koleksi kamu, inget, ya, koleksi pribadi, bukan koleksi tetangga. Ikutan aja nanti 3 bulan lagi. Ayo PDKT-in mas Andika! “Buat kamu yang baru merilis brand baru, jangan takut buat nge-eksplore, jangan suka niru gaya orang lain, pede aja, pasti kamu bakal berkembang,” kata mas Andika, bagi-bagi pengalaman.

Jadi, jangan buang barang antik kamu, papah kamu, ataupun barang kakek kamu. Mending kumpulin semuanya, siapa tau giliran kamu yang buka lapak nanti di Saparua Street Market vol. 5. Abis kejual, jajanin saya, ya, yang udah ngasih tau kamu. Ditunggu!

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *