Press "Enter" to skip to content

Saat “Heavy Metal” Menginvasi Dunia (Bagian 1)

Di saat invasi  cincin batu akik kembali merajai tren fashion remaja masa kini. Entah kenapa, saya lebih tertarik untuk membahas tentang heavy metal era awal, atau biasa disebut early metal, yang notabene telah banyak melahirkan sub genre bagi beberapa aliran musik metal underground. Njir beurat..

Sebelumnya, saya akan sedikit memberikan penjelasan tentang apa itu heavy metal. Heavy metal (atau biasa disebut sebagai musik metal) adalah sebuah aliran musik rock yang berkembang pada akhir 1960-an dan awal 1970-an, dengan akar dari blues rock dan psychedelic rock. Kemunculan  aliran musik ini, bergandengan bersama beberapa aliran musik, macam hard rock, shock rock, dan punk.

Pada tahun 1986, heavy metal menjadi aliran musik paling populer di dunia. Saat itu, banyak remaja-remaja tanggung memelihara rambut gondrong, mengacungkan salam tanduk iblis, atau bahkan memeragakan gaya ber-gitar angin (air guitar). Tapi tentu tak semua suka dengan jenis aliran musik tersebut. Beberapa pendapat menyebut bahwa heavy metal, sebagai jenis musik yang tak wajar, hanya untuk orang-orang nggak waras, dan berbahaya. Bahkan, Tipper Gore, yang kemudian menjadi istri dari wakil presiden ke-45 Amerika Serikat, Al Gore. Mengajak seluruh orangtua untuk memerangi wabah heavy metal, dengan melakukan sensor pada heavy metal, sehingga kini label peringatan  tersebut kita kenal dengan sebutan Parental Advisory.

PA
Label sensor.

Selain Tipper Gore, beberapa pemuka agama pun menyatakan perang kepada heavy metal, karena mereka menganggap bahwa aliran musik tersebut menciptakan epidemik setan yang bisa memberi pengaruh buruk bagi para remaja di masa itu. Heavy metal kemudian menjadi sirkulasi kecemasan bagi masyarakat di tahun tersebut. Tapi, itu bukanlah masalah besar bagi heavy metal. Karena pada kenyataannya, jutaan manusia di muka bumi ini masih setia untuk mendengar sajian distorsi tingkat tinggi ala heavy metal.

Penggunaan istilah heavy metal sendiri awal-mulanya berasal dari lirik salah satu lagu milik Steppenwolf (band hard rock era 1960an, RED), dalam lagu berjudul Born To Be Wild itu, pada bait kedua, terdapat sepenggal kata heavy metal di dalamnya.

I like smoke and lightning heavy metal thunder Racin’ with the wind And the feelin’ that I’m under.

Steppenwolf_(1971)
Steppenwolf (1971)

Meski begitu, ada beberapa pendapat yang akhirnya memecah belah anggapan para metalhead (sebutan untuk penggemar musik metal, RED) tentang siapa band heavy metal pertama di dunia. Beberapa anggapan menyebut bahwa heavy metal pertama itu muncul dari pengaruh Blue Cheer (1967-2009). Ya, dengan olahan suara sound yang lebih keras, boleh dibilang mereka adalah trio paling metal di masanya.

Atau, banyak pula yang menyebut Led Zeppelin, karena memiliki sound yang terdengar begitu berat. Atau bahkan Deep Purple, yang pertama memiliki pagelaran konser luar biasa, dan yang pertama memakai banyak kembang api saat mereka tampil.

Bluecheer
Blue Cheer waktu lagi muda dulu.

Nah, lalu, siapa yang pertama kali menjadi penggagas heavy metal pertama di dunia? Apakah Led Zeppelin, Deep Purple, Blue Cheer, atau bahkan Steppenwolf? Mau tau? Mau tau? Ehmm nanti saya kasih tau, ya, di tulisan selanjutnya.

 

____________________________________________

Sumber : A Headbanger’s Journey (2005)

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *