Press "Enter" to skip to content

ROI Cinema Awards 2015

Hai warga kreatif yang masih suka nangis karena film Stand By Me Doraemon! Selamat datang di ROI Cinema Awards 2015! Masih ada yang belum tau? Keliwatan sekaleee! Ini adalah sebuah penghargaan paling bergengsi bagi insan perfilman dunia. Sebuah penghargaan yang bikin nangis terharu para pemenangnya. Sebuah penghargaan yang begitu didambakan. Sebuah penghargaan yang bohongan. Ada yang penasaran sama keseruan ROI Cinema Awards tahun lalu? Nih, simak dulu di sini sebagai pemanasan biar nggak lemesh.

Nggak main-main, kami telah membentuk tim yang terdiri dari orang-orang yang nggak terlalu berpengalaman dalam dunia perfilman untuk menyeleksi mereka-mereka yang pantas disematkan anugerah membanggakan ini. Ada tujuh kategori yang menurut kami pantas diperebutkan oleh film maupun aktris untuk mendapatkan piala paling prestisius di muka bumi berbentuk kepala Rizkyta Hadi.

Langsung aja simak hasil rapat Tim ROI Cinema Awards 2015 yang sempat adu jotos tapi santun dalam menentukan para pemenang dari masing-masing kategori! Selamat ya yang menang!

 

1. Film Tertunduh | The Hungers Games: Mockingjay 2

jennifer-lawrence

Ternyata selain dengerin dosen di kelas, menonton film besutan Francis Lawrence juga bisa membuat kita tunduh. Ini asli dan ternyata bukan kami aja yang merasakannya, penonton di barisan bawah kursi kami pas filmnya udah selesai ada yang nguliat sambil heuay. Mockingjay masih menceritakan Katniss (Jennifer Lawrence) melawan Capitol dan bersama teman-temannya berusaha meruntuhkan kekuasaan Presiden Snow. Film ini kami rekomendasikan buat warga kreatif yang insomnia, biar cepet bobo enak.

Saingan: Terminator Genesys, Goosebumps.

 

2. Film dengan Pemeran Paling Mini | Minions

minions

Ada persaingan cukup ketat di antara nominator kali ini, semuanya sama-sama kecil. Duh, meski memang pemeran di Inside Out lebih kecil dari Minions, tapi setelah menimbang-nimbang, pemenang jatuh ke mahluk kuning kesayangan kita. Uhuy! Jika dibandingkan dengan karakter Inside Out yang berukuran mikromilli, Minions mungkin jauh lebih besar sekitar di bawah ketek anak umur 4 tahun lah ya, tapi kalau lucu dan franchise, bedeuh kalah deh. Selamat untuk para minions, selamat berpesta pisang ambon. BANANA!

Saingan: Ted 2, Inside Out.

 

3. Film Terheboh | Star Wars: The Force Awakens

Star_Wars

Gimana nggak heboh, orang-orang udah pada pesen tiketnya 2 hari sebelum tayang di tanggal 18 Desember, tapi kita udah bisa merasakan hal itu lewat The Force sejak September kemarin. Bahkan penggila Star Wars yang dari remaja sampe bapak-bapak yang punya remaja udah kejang-kejang, padahal cuman liat trailer sama poster coming soon-nya di bioskop. Ada yang nangis juga karena ada kemunculan Han Solo dan Chewbacca kembali di film ke-7. Duh, untung nggak ada tahlilan karena nggak ada yang tewas kesenengan nonton Star Wars.

Saingan: The Martian, Everest.

 

4. Film Terbaaks | The Martian

ng8zspcv4wubkb28zeyy

Sebenarnya agak bingung untuk memilih film terbaaks untuk ROI Cinema Awards kali ini. Kenapa? Karena pemenang udah harus ditentuin sebelum 2 film luar biasa lainnya yang belum keluar di akhir tahun ini; Star Wars Episode VII dan Hateful Eight-nya Tarantino. Tapi, yaudah bebas gimana kami hehehe. Yak, The Martian. Film tentang astronot yang ketinggalan di Planet Mars ini bagi tim ROI adalah film terbaik di 2015. Cerita yang fresh dan menggabungkan elemen-elemen yang belum pernah dicampurkan sebelumnya, bagaikan menonton Cast Away (2000), Interstellar (2014), dan Gravity (2013). Gabungan itu menampilkan rasa survival, science, dan ketidakpastian ketika anda bepergian ke luar angkasa. Akting Matt Damon yang menunjukkan kecampur-adukan perasaannya pun patut menjadi alasan mengapa film ini adalah film terbaaks 2015.

Saingan: Madmax: Fury Road, Inside Out.

 

5. Film Lokal Termantap Djiwa | Battle of Surabaya

CpDU3Z_10435832_284634768397132_460979416743348820_n

Sebenarnya ini bukan film baru. Mungkin hanya di-remaster sedikit untuk masuk ke bioskop. Namun, film ini baru masuk ke bioskop dan meledak di tahun 2015. Oleh karena itu, tim ROI Cinema Awards memasukkannya ke kategori ini. Battle of Surabaya adalah film animasi Indonesia bergaya anime Jepang pertama yang masuk ke bioskop Indonesia –dalam konteks mainstream. Ceritanya sendiri tentang pertempuran Surabaya. Jadi, jangan aneh kalau di film ini tiba-tiba ketemu Bung Tomo. Kenapa jadi film termantap Djiwa? Sederhana: karena ia bisa jadi pemicu untuk film-film lain bergaya anime di Indonesia. Terlepas dari kualitasnya yang tentu belum sesempurna anime Jepang, kadang kita bisa menemukan inspirasi yang memukau dari sebuah pionir. Di dunia, ada 3 kiblat yang menjadi patron film animasi: animasi 3D ala Pixar, animasi 2D ala Disney, dan animasi ala anime. Animasi ala anime sendiri bagi kami mungkin dapat dijadikan sesuatu yang khas dari benua Asia. Ia bisa menjadi Djiwa dari film animasi negara-negara di Asia.

Saingan: A Copy of Mind, Filosofi Kopi.

 

6. Film Animasi Terharu | Inside Out

InsideOut

Kalo ngomongin film animasi emang Pixar jagonya. Tahun ini mereka ngerilis dua film animasi yang haru banget: Inside Out dan A Good Dinosaur. Dari dua pilihan tersebut warga kreatif pilih yang mana? Kalau kami milih Inside Out. Alesannya simpel: nggak ada yang lebih mengharukan dari kisah hubungan anak-orang tua. Inside Out berhasil mengemas semua emosi itu dalam satu film animasi yang cerdas, lucu, dan tentunya haru :(((

Saingan: A Good Dinosaur, Transylvania.

 

7. Aktris Terblonde | Amy Schumer (Trainwreck)

ct-amy-schumer-of-trainwreck-says-falling-in-l-001

Tau enaknya punya media sendiri? Kalian bisa suka-suka bikin nominasi akhir tahun. Contohnya ya yang satu ini. Kalau di Amerika sana, orang-orang berambut blonde sering dikaitkan dengan stigma tertentu. Tonton aja film Legally Blonde kalau mau tau stigma yang dimaksud. Nah, untuk nominasi yang absurd ini, kami sudah memiliki pemenang yang cocok. Selamat kepada Amy Schumer yang memerankan Amy di film Trainwreck. Alasannya? Karena kami suka aja sama karakternya Amy Schumer. Kalian nggak setuju? Nggak apa-apa juga, sih. Bodo amat.

Saingan: Lily James (Cinderella), Caye Blanchett (Carol).

 

Wah selamat ya kepada para pemenang! Penghargaan yang akan selalu membuat kalian bangga karena kalian nggak tau apa-apa tapi bisa menang. Hadiahnya nanti dikirim via DM biar anak Twitter banget.

________________________________________________________

Tim ROI Cinema Awards 2015

Adebam, Ayila, Bima Dwidiptayana, Bima Prawira, Iksal.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *