Press "Enter" to skip to content

ROI Cinema Awards 2014

Hallo ladies and gentlemen! Selamat datang di ROI Cinema Awards 2014! Apa itu? Ini adalah sebuah penghargaan paling bergengsi bagi insan perfilman dunia. Sebuah penghargaan yang bikin nangis terharu para pemenangnya. Sebuah penghargaan yang begitu didambakan. Sebuah penghargaan yang bohongan.

Nggak main-main, kami telah membentuk tim yang terdiri dari orang-orang yang nggak terlalu berpengalaman dalam dunia perfilman untuk menyeleksi mereka-mereka yang pantas disematkan anugerah membanggakan ini. Ada 12 film dan aktor/aktris dari berbagai macam kategori yang menurut kami pantas mendapatkan piala paling prestisius di muka bumi bernama Roncar. Oscar doang mah lewat, lah! Udah pensiun dia. Oscar de la Hoya.

Oke, lah, tanpa banyak ba bi bu be bo, langsung aja nih simak gimana hebohnya ROI Cinema Awards, beserta para pemenang dari masing-masing kategori! Selamat ya!

1. Kumis Terba’aks: Matthew McConaughey

Neh, kumis terbaaks
Neh, kumis terbaaks

Dengan kumis mamprang nan mentereng di Dallas Buyers Club, 2014 memang tahunnya bapak yang satu ini. Perangai slengean dengan aksen bicara yang parau parau seksi itu adalah modal Matthew Mconaughey yang paling besar disetiap aktingnya. Katanya, aktor yang baik adalah aktor yang selalu menjadi dirinya disetiap perannya. Dengan alasan yang sama Matthew pantas dianugerahi aktor terbaks 2014

Saingan: Sato Takeru, Reza Rahadian

2. Mbak Terba’aks: Scarlett Johansson

Mmmh.. Nganu.. Mbak..
Mmmh.. Nganu.. Mbak..

Mbaknya tahun ini buanyak bgt film nya. Dari peran suara komputer, manager restoran, alien psychedelic pemakan manusia, agen rahasia untuk S.H.I.E.L.D sampai cewek super dengan kemampuan otak 100%. Selain itu, siapa juga yang nggak kejet dikedipin mata berbulu mata luar biasa, dengan bibir membuncah merah dari beliau?  Itulah Scarlett Johansson yang tahun ini menjelma menjadi banyak hal tanpa sedikit pun meninggalkan celah untuk dicaci.

Saingan: Jennifer Lawrence, Lupita Nyong’O

 3. Legenda: Robin Williams

Selamat jalan, Om..
Selamat jalan, Om..

Ini adalah kategori spesial untuk para sesepuh perfilman. Yes, Robin MacLaurin Williams. Melalui sosok khayal yang ia perankan, kita belajar banyak hal. Carpe diem, hadapi harimu. Atau bagaimana kebebasan adalah hadiah terindah, kalau kata Genie. Banyak peran, banyak film yang sudah ia ramaikan. Sayang, pada tahun ini kita harus kehilangan sesepuh yang luar biasa ini. RIP, Om Robin.

Saingan: Michael Caine, Meryl Streep

4. Binatang Terba’aks : Cesar (Andy Serkis)

bawa kalem, bos
bawa kalem, bos

Perang gerilya itu keren. Banget. Tapi, perang gerilya yang dipimpin manusia itu udah biasa banget. Coba kalau perang gerilya dipimpin sama monyet, pasti keren! Ya! Monyet itu adalah Cesar. Cesar tumbuh dengan cinta, sayang, nggak semua manusia sebaik manusia yang merawat Cesar dulu, banyakan yang brengseknya malah. Dari Cesar kita bisa belajar, bagaimana manusia itu brengsek dan semena-mena terhadap sesama makhluk hidup. Oh iya, dia bisa ngomong Bahasa manusia juga.

Saingan: Godzilla, Smaug

5. Pembantu Terba’aks: Martin (Chef)

supir, pemandu sorak, sekaligus asisten koki. Pembantu terbaaks! Eh, jangan salah fokus
supir, pemandu sorak, sekaligus asisten koki. Pembantu terbaaks! Eh, jangan salah fokus

Pembantu di sini bukan sebagai supporting role. Tapi beneran pembantu. Martin di film Chef yang diperankan oleh John Leguizamo adalah pembantu yang baik. Ia setia mengikuti majikannya, Pak Casper kemanapun Pak Casper pergi. Baik ke dapur, atau ke mobil van yang disulap menjadi dapur berjalan pembawa berkah. WARBYASAHHH !

Saingan: Zero Moustafa (the Grand Budapest Hotel),  Sebastian “the Black Butler” Michealis (the Black Butler)

6. Film Sebel Bikin Seuri: 22 Jump Street 

Tuh liat, lucu kan? Nggak sih..
Tuh liat, lucu kan? Nggak sih..

Tahun ini tim seleksi nggak terlalu banyak nonton film komedi. Tapi di antara beberapa film yang kami tonton, 22 Jump Street rasanya yang juara. Pairing Jonah Hill dan Channing Tatum terba’aks banget lah pokoknya. Sebel, tapi bikin seuri nyaris sepanjang film. Oh, nggak cuma komedinya yang lebih seger, sisi dramanya juga cukup oke untuk film ringan macem 22 Jump Street ini.

Saingan: Let’s Be Cops, The Interview

7. Film Sebel Bikin Sieun: The Babadook

"Mah! Hoyong Tranpormers!"
“Mah! Hoyong Tranpormers!”

Tok. Tok. Tok. Bukan kuis ini, bukan Tok Tok Wow. Tok. Tok. You’re dead motherfucker. Yep, The Babadook adalah sebuah film horror Australia yang mengambil konsep horror klasik. Horror rumahan. Di mana hantu itu bentuknya supranatural atau monster (di film ini campuran,sih), mengetuk pintu, dan kamu nggak tahu dia bakal ada di mana. Agak keluar dari pakem horror belakangan yang berbau zombie, atau kesurupan, atau hantu esek-esek.

Saingan: Occulus, Deliver Us From Evil

8. Film Beneran Terba’aks: Senyap

foto: www.tiff.net
Menolak lupa sejarah

Banyak yang bilang film ini membuka luka lama. Kami nggak setuju. Sejarah itu bukan luka lama, tapi fakta. Fakta yang harus diungkap, demi keadilan. Sepahit apapun, sejarah harus diungkap secara jelas dan pasti. Film ini adalah pengingat bahwa di Indonesia masih banyak orang yang lupa sejarah, atau buta sejarah. Pembunuhan massal itu bukan untuk dimaklumi, tapi untuk dipelajari agar tidak terulang. Ayolah, mau kamu mati karena DITUDUH –ya, hanya dituduh- memiliki pemikiran yang berbeda?

Saingan: Cosmos: Spacetime Odyssey, Last Days in Vietnam

9. Film Bohongan Terbaik: Lego the Movie

"Mah! Hoyong Lego!"
“Mah! Hoyong Lego!”

Isssh, kalau liat Lego mah semua orang juga udah sering. Tapi kalau liat jutaan lego dalam bentuk ombak yang bersautan atau jadi efek ledakan bom, nggak tiap hari bisa diliat kan? Semua action seru dalam film ini mampu dihidupkan lewat semua elemen Lego tadi. Unik jadi kata yang paling pantas untuk menghargai film ini.

Saingan: Stand By Me Doraemon, How to Train Your Dragon

10. Film Lokal Terba’aks: The Raid 2

Udah atuh jangan berantem :(
Udah atuh jangan berantem 🙁

Yaah, nggak lokal-lokal amat.  Tapi siapa, sih, yang nggak bangga nonton film lokal dengan cita rasa internasional? Semua adegan action di film ini bikin yang nonton sesek nafas saking tegangnya, cape sob! Semua effort yang dituangkan Gareth Evans untuk film ini semata hanya untuk membuat citra pencak silat meraung ditingkat internasional. Muchas Gracias don Gareth!

Saingan: Senyap, AADC Short Movie 

11. Dialog Surgawi: Interstellar

"Aku sayang kamu"
“Aku sayang kamu”

Pencapaian dialog surgawi kami anugerahi untuk film ini. Film sudah pasti akan memberi opini baru lewat perspektif yang sangat unik. Itu yang coba Nolan curahkan disetiap dialog film ini. Persamaan-persamaan matematika untuk perjalanan antar galaksilah yang menjadi kamus besar untuk Nolan ceritakan bagi kami kami ini yang otaknya nggak mampu mencerna rumus matematika secara mentah.

Saingan: Predestination, Lucy

12. Sebuah Kegagalans: Transformers – Age of Extinction

"Mah! Hoyong Transpormers!" (2)
“Mah! Hoyong Transpormers!” (2)

Dinosaurus, robot raksasa yang bisa berubah-ubah, alien, cewek cantik, cowok macho, dan ledakan. Semestinya nggak ada yang salah dari kombinasi itu. Tapi nggak tau kenapa, film yang satu ini gagal menyatukan elemen-elemen itu. Atau mungkin karena kami bosan? Bisa jadi, tapi ini adalah film Transformers paling butut yang pernah ada.

Saingan: Dumb and Dumber To, Hercules

 

 

 

 

*KEPADA PARA PEMENANG, KAMI PERSILAHKAN UNTUK MENGAMBIL PIALA RONCAR DI JALAN KAWALI, TAPI BOHONG

 

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *