Press "Enter" to skip to content

Rimauman Music Menghadapi Pembajakan di Era Digital

Penyedia jasa musik digital yang bisa kalian unduh software-nya memang menguntungkan bagi para pendengar, karena nggak perlu kebingungan kalau habis bentuk fisiknya. Hal itu juga bisa merugikan untuk pihak yang punya karya, karena nggak pasti legal kerjasamanya. Sama seperti yang dialami oleh Rimauman Music dengan tersebarnya album Suar Marabahaya milik ((AUMAN)) tanpa keterangan jelas bagaimana bisa ada di network tersebut.

Menurut siaran pers, diinformasikan kalau Rimauman Music nggak pernah menjalin kerjasama dengan pihak content aggregator penyedia layanan musik tersebut. Memang pihak mereka nggak mempermasalahkan file sharing yang dari dulu juga scene indie lokal udah mengenal untuk sebagai alat untuk menyebarkan musik-musik baru dan membangun jaringan antar komunitas, tetapi hal yang terjadi sekarang merupakan pelanggaran terhadap hak kekayaan intelektual karena nggak ada kerjasama secara sah dalam penyebaran Suar Marabahaya.

Mungkin niat dari yang punya jasa tersebut baik, mau memasarkan lagu-lagu enak dan band-band keren, tapi kalau nggak ada sikap “permisi” dari pihak yang menyebarkan sama aja merugikan pihak band dan record label yang udah susah payah berjuang dan ngumpulin uang untuk proses sebelum albumnya jadi. Melalui Twitter Rimauman Music, diketahui kalau album Suar Marabahaya udah ditarik dari layanan musik online tersebut dan nama sumber yang menyerahkan hak dari albumnya juga udah ada tapi belum bisa dipublikasikan karena alasan penyidikan agar lebih kondusif. Ya, semoga setelah ada musibah kayak gini semua pihak makin waspada dengan pembajakan di era digital ini.

 

Twitter : @RimaumanMusic

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *