Press "Enter" to skip to content

Resapi Sajak Penuh Makna bersama For Revenge dalam Single bertajuk “Perayaan Patah Hati”

“Boniex comeback cuy, Boniex comeback gilaaa.” Seruan itu mungkin menjadi pembahasan menarik sekaligus pembawa kebahagiaan baru yang telah lama hilang bagi penikmat musik emo, khususnya para For Revenge Mania, Mantap! Maaf, maksudnya For Revenge Family seantero Indonesia.

Sempat mengakhiri kebersamaan pada tahun 2015 lalu dan melanglang buana ke sana kemari, tepat di penghujung tahun 2019 kemarin sang vokalis akhirnya memutuskan untuk kembali pulang ke rumah yang telah membesarkan namanya di perkancahan musik Indonesia. Kembalinya Boniex ditandai dengan menghilangnya semua postingan di feed akun Instagram official For Revenge dan semua postingan manggung di kanal YouTube mereka. Hal tersebut tampaknya menjadi clausul buyback Boniex kembali ke tangan For Revenge. Edan, geus siga media sport, euy!

Rasanya udah agak basi nggak, sih, ngebahas comeback-nya Boniex? Karena sejak kembalinya sang frontmant, For Revenge telah menelurkan dua single bertajuk Derana dan Serana yang dirilis pada awal tahun ini. Kedua single tersebut menjadi penanda awal kehidupan baru For Revenge.

Menggandeng Salt (Eirene) sebagai music director, garapan ini tak hanya sukses mengobati kerinduan para penggemar, tetapi juga sebagai pemantik semangat dalam terus berkarya. Terbukti, tak butuh waktu lama, unit post-hardcore/emo asal Bandung ini langsung tancap gas dengan kembali merilis single terbarunya yang bertajuk Perayaan Patah Hati. Edan, auto merinding baca judulnya!

Lagu ini bercerita tentang bagaimana seseorang yang ditinggalkan oleh orang tersayang dan kecewa terhadap janji serta mimpi yang telah direncanakan berdua, namun tak bisa lagi dilalui bersama. Intinya, kalau dengerin lagu ini, sih, harus siap-siap buka KBBI ya, karena pada lagu ini For Revenge berkolaborasi dengan seorang komika dan juga penulis yang dikenal lewat bukunya yang berjudul Distilasi Alkena. Lirik yang ditulis oleh Wira Nagara dan Boniex Noer ini mampu memberikan pesan penuh makna yang wajib diresapi oleh setiap pendengarnya.

Dirilis tepat pada hari kemerdekaan, lagu ini mungkin nggak berisi tentang perjuangan pahlawan, sejarah bangsa, ataupun ingin menumbuhkan jiwa-jiwa nasionalisme. Tapi pada lagu ini For Revenge ingin memberikan pesan bahwa kita semua harus merdeka, merdeka dari keterpurukan, merdeka dari masa-masa kelam, merdeka dari masa lalu, dan yang paling penting ya patah hati harus dirayakan bersama.

Kalau kita ngomongin lagu, pasti ada orang-orang yang capek di belakangnya dong. Nih, aku sebutin satu-satu ya. Ada Faisal Rian sebagai music director, serta Wira Nagara dan Boniex Noer yang menulis lirik. Dan yang pastinya formasi terkini selepas hengkangnya Arief, yakni Boniex (vokal), Cikhal (gitar), Izha (bass), dan Chimot (drum). Keterlibatan Prags di karya kali ini juga menarik dan menjadi teka-teki yang patut dinanti. Direkam di Red Studio dan Studio 12, serta proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Rostels Records.

Lagu ini sudah bisa kalian dengarkan di platform musik digital kesayangan kalian dan di kanal YouTube FORREVENGEVEVO. Biar gampang, aku kasih link-nya di bawah ya. Pokoknya wajib dengerin nggak tau kenapa.


Twitter: twitter.com/FORREVENGE

Instagram: instagram.com/forrevengeofficial