Press "Enter" to skip to content

“Reimagine”, Napak Tilas Festival Hipster

“Flashback“, mungkin itu adalah satu kata yang tepat untuk mendeskripsikan gelaran Reimagine Jakarta Alternative Pop Festival 96 dari Hiu Pasir, yang pada saat itu band-band terkenal pada zamannya, seperti Beastie Boys, Foo Fighters dan Sonic Youth mampir ke Ibukota. Bertempat di Cafe Mondo, Jakarta pada Rabu (12/1) kemarin, memberi kesan gelaran tribute yang sarat emosi dan menguras tenaga. Oh iya, pemilihan tanggal tersebut bertepatan dengan acara internasional yang digelar saat itu. Jadi inget tanggal jadian. Hehe.

Acara dimulai sekitar jam 8 malam, dibuka dengan penampilan Arc Yellow yang berperan sebagai Foo Fighters. Dengan membawakan 6 buah lagu dan 2 diantaranya, mereka membawakan lagu hasil karya sendiri. Bisaan, euy, promosi. Cover lagu-lagu dari Foo Fighters sedikit membuat para pengunjung maju ke depan. Tapi belum pada moshing. Masih malu-malu kali.

Arc.Yellow cadas!
Arc.Yellow cadas!

Selanjutnya ada bincang kecil dari mas Andito, selaku saksi hidup yang pernah datang ke JAPF 96. Mas Andito menceritakan kalau do’i rela menabung dengan rajin ketika ada berita tentang gelaran tersebut dan juga menjelaskan tentang antusias crowd di sana pada waktu itu. Di mana, gelaran tersebut merupakan gelaran besar setelah Metallica hadir di Jakarta pada tahun 1993. Saat ditanya, band apa yang dia kepengen banget buat nonton, mas Andito menjawab, “gue lebih tertarik untuk nonton Beastie Boys ketimbang Sonic Youth atau Foo Fighters”.

Setelah bincang-bincang selesai, musik kembali dikumandangkan. Giliran Grapitapole yang membawakan lagu-lagu dari Sonic Youth. Berkolaborasi dengan Aul dari Vincent Vega dan salah satu personil Sigmun di drum yang saya lupa namanya serta dara manis bernama Alexandra, serentak menyihir para pengunjung untuk ber-pogo ria. Jingkrak-jingkrak seru. Saya mah cuma nungguin aja, siapa tau ada handphone yang jatuh. Hihi.

Dental Surf Combat menjadi band pamungkas, dengan meng-cover lagu-lagu dari Beastie Boys di era hardcore punk. Lagu (You Gotta) Fight For Your Right (To Party!) pun menjadi anthem untuk menyulap tempat para penonton berdiri menjadi sebuah moshpit. Saat itu saya minggir aja, takut kacamata saya jatuh, terus keinjek, kan berabe. Pokoknya sadis deh pas mereka main. Sampai pada minta encore. Sick, man!

Dental Surf Combat. kang bikin moshing.
Dental Surf Combat. kang bikin moshing.

Dengan adanya gelaran ini, saya berharap kepada anak-anak muda yang giat di dunia music entertainment ini bisa memberikan wadah kepada musisi-musisi lokal yang nggak kalah kerennya sama band internasional yang saya sebut di atas. Dan kabarnya, Hiu Pasir bakal bikin tribute Reading Festival tahun 1992 yang pernah diadakan di Inggris sana, pada waktu itu. Semoga kesampean dan sukses terus. Ciao!

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *