Press "Enter" to skip to content

Record Store Day, Surganya Rilisan Fisik

“Happy Record Store Day!” kalimat singkat atau slogan yang mungkin udah nggak asing lagi di telinga para pecinta musik independen. Ya, identik dengan sebuah perayaan tahunan yang diselenggarakan di bulan april. Perayaan itu bernama Record Store Day. Apaan, tuh?

Record Store Day (RSD) adalah perayaan yang dilakukan oleh seluruh dunia di setiap minggu ketiga di bulan april. Gelaran ini bertujuan untuk merayakan kultur record store yang dibangun dan dimiliki secara independen dan fyi, RSD sudah dimulai sejak 2007. Gelaran ini biasanya diisi dengan kegiatan penjualan rilisan fisik, baik itu CD, Cassette, atau Vinyl yang jumlahnya bisa sampai ratusan. Selain itu, ada juga musik perfomance, penyelenggaraan pameran seni, dan lain-lain. Di Indonesia sendiri banyak banget yang ngerayain Record Store Day ini, seperti Jakarta, Bandung, Solo, Semarang, dan lain-lain.

Nah, sabtu, 19 april kemarin, Record Store Day dirayain lagi di seluruh dunia. Di Indonesia, salah satunya Bandung juga ikut serta merayakan Record Store Day yang ke-7 ini. Digagas kembali oleh Omuniuum dengan tema yang sangat simpel namun penuh makna, yaitu Share Collaborate & Listen. Acaranya bertempat di Institut Français d’Indonésie – Bandung (IFI – Bandung), dan dimulai sejak pukul 12 siang. Sebenenrnya RSD bandung nggak pake tiket masuk, namun ada kencleng keliling buat kalian yang mau ikut kolektif-an, “Pay As You Wish”.

Hari itu, IFI disulap jadi kaya pasar, tapi isinya menjajakan banyak rilisan dan merch grup musik lokal hingga mancanegara. Kerabat-kerabat yang ikut nge-lapak antara lain ada Alternaive, Anarkopop, Maternal Disaster, Bhang Records, FFWD Records, Metalgodz, Mocca Merchandise, Majemuk Records, Chronic Rock, dan lain-lain. Semua rilisan yang diperdagangkan bentuknya fisik dan macem-macem banget, ada CD, kaset, dan enggak ketinggalan juga buat para vinyl hunter, RSD kemarin jadi tempat pas buat belanja.

Selain bekal dana sagar, di sana kita juga mesti jeli melihat rilisan yang ada di lapak, karena banyak karya lawas dari grup musik lokal yang nongol. Contohnya aja rilisan Komunal dengan album “Hitam Semesta” yang sudah lama tidak beredar, vinyl Homicide “Godzkilla Necronometry” yang sempat nongol sebentar langsung ludes, dan beberapa koleksian lain. Nih, daftar rilisan yang mejeng di sana :

Komunal – Hitam Semesta CD

Gauth w/ Bahia Split CDR

Cyco Vision – EP 2014 cassette

Haramarah – Hardcore Dadakan cassette

Domestik Doktrin – Phundamentalphun cassette

Milisi Kecoa/Pusher split cassette

Terror of Dynamite Attack – The First of Two Years cassette

Wreck s/t cassette

Sharkmove – Ghede Chokra’s 12” vinyl

Death Vomit – The Prophecy 12” vinyl

Suri – Spacerider 12” vinyl (Wooden Box)

Oracle – No Truth Justice cassette (Deluxe Box)

Deathless double cassette boxset

Sore

Pengunjung yang lagi diserang pailit tentunya masih bisa menikmati kemeriahan RSD kali ini. Selain lapak rilisan, ada juga pemutaran film yang judulnya Last Shop Standing. Film tentang ribuan record store di antero UK yang gulung tikar, Last Shop Standing juga menjadi film resmi untuk Record Store Day. Selain itu yang enggak kalah keren, ada pameran hasil karya seni berupa artwork dan video bertajuk “Esok Tenar”. Walaupun sempat hujan, tapi pengunjung malah tambah banyak, dan tetap asik canda tawa bersama rekan-rekan, joss.

Nggak lupa juga banyak yang dateng ke acara ini selain untuk memburu rilisan fisik yang ciamik, ada juga yang berniat berdendang bersama para pengisi acara nya. Jelas, di Record Store Day ini pengisi acaranya adalah musisi yang cukup disegani di scene indie lokal… Disegani~. Sebut saja Bottlesmoker, Teman Sebangku, dan band yang digagas oleh seniman asyik Amenkcoy, yaitu Pemandangan. Selain itu, ada juga band-band yang nggak kalah keren yaitu Ukebara, Etza, Kenzi, Escpade, Capitale, dan Ivy & Gold. Kurang mantap gimana coba, belanja rilisan sambil ditemani musik-musik yang semakin bikin enjoy dan semuanya berhasil mengeksekusi pentas nya di hari spesial ini dengan maksimal! Hail!

Nah, sayang banget buat temen-temen yang kemarin nggak dateng, karena nggak bisa maksimal tuh ngerasain kemeriahaan dari gelaran yang cuma ada sekali dalam setahun ini, sokorin! Tapi sebenernya yang lebih penting sih, jangan lupa sisihkan waktu dan dana, terus mampir ke toko musik kesayangan kamu. Belanja rilisan fisik di sana, baik CD, kaset, ataupun vinyl. Soalnya di mana kamu beli rilisan itu, otomatis kamu ngedukung musik-musik yang kamu suka dan record store kesayangan kamu biar tetep ada! Happy Record Store Day!!!

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *