Press "Enter" to skip to content

“Rebirth”, Lahirnya Kembali Semangat Penahitam Chapter Bandung

Samlekum, warga kreatif! Udah bulan Desember. nih. Lagi pada UAS, yah? Semangat atuh ih. Omat, sejengkal lagi liburan berarti. Buat yang belum atau udah UAS dan lagi jangar-jangarnya, ada baiknya kita piknik dulu, biar kesegaran pikiran balik lagi. Kayak aku atuh, pikniknya ke galeri setempat biar semakin-semakin. Semakin naonna, bebas lah, gimana kalian aja aku mah.

Destinasi piknik artsy ala-ala si aku Jumat (11/12) yang lalu tuh berlokasi di Ruang Gerilya, bos. Jadi, nih, di sana lagi ada pameran bertajuk Rebrith yang masih bagian dari Penahitam Sebar Serang Tour 2015 dari temen-temen Penahitam Chapter Bandung. Kalem, cik kita bahas satu-satu atuh yah, barangkali warga kreatif masih pada asing sama para yang bersangkutan di atas.

Penahitam itu semacam kolektif berkesenian, khususnya gagambaran basis Malang dengan galeri alternatif bermediakan fanzine. Nah kalau si Penahitam Chapter Bandung ini semacam buka cabang gitu, di kota lain juga ada kok, pokoknya tersebar di Jawa dan Bali. Kayak franchise tapi bukan. Nah beberapa kota jadi destinasi silaturahmi Sebar Serang Tour 2015 ini, ya, salah satunya Bandung.

Dark, kelam, tapi temboknya putih. Naon,
Dark, kelam, tapi temboknya putih. Naon.

Asal-usul tema Rebirth yang diangkat konon karena menandakan kelahiran kembali si Penahitam Chapter Bandung, yang asalnya cuma ngumpul, ngobrol, gambar bareng, sekarang sekalian dibikin pameran aja. Ini juga bentuk apresiasi sama temen-temen di Bandung yang mungkin belum dapet kesempatan menunjukan karya mereka. Jadi, pameran ini semacam persalinan semangat dan optimisme baru gituh, kalau mengutip deskripsi yang aku baca mah.

Temanya sendiri tercermin lewat topik-topik yang diangkat lewat lukisan-lukisan di sini, kayak ibu, anak, penciptaan, semesta, bahkan organ vital dan persenggamaan, tapi tetep dengan gaya Penahitam yang dark yet annoyingly fun. Jadi warga kreatif, pameran ini kemasuk NSFW yah, jangan ajakin adek kalian yang belum akil baligh plis. Oh iya, selain karya temen-temen yang ikutan submission, ada juga karya dari seniman lokal yang sudah malang melintang, kaya mas Rukmunal Hakim dan kang Amenk.

IMG_0330 copy
Antusias sekali bosfrenz/

Pameran yang dibuka dari jam 3-an termasuk rame banget, sampe-sampe kalau lagi merenungi karya teh nggak boleh lama-lama teuing, soalnya udah banyak yang nungguin juga di belakang. Ditambah lagi di sini banyak lapak-lapak enak yang jualan cemal-cemil dan yang pasti menusuk mata adalah merch Penahitam-nya dong. Semakin malam, semakin seru karena ada diskusi tentang merchandising serta penampilan band-band gitu. Di besok-besoknya juga ada workshop cukil juga.

Karena grup kelas sudah mulai rame diskusi per-UAS-an, aku jadi geumpeur setitik karena belum ngapalin. Akhirnya beres diskusi aku langsung pulang aja ah, kebetulan pisan hujan raat pula. Buat kalian yang penasaran karya-karya keren temen-temen Penahitam Chapter Bandung, sukurin, pamerannya udah ditutup di hari Minggu (13/12) kemarin. Semoga menyesal. Cnd.

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *