Press "Enter" to skip to content

Rayakan Netlabel Day, FWAATE dan RTD Rilis Single Terbarunya!

Pastinya banyak yang belum tau kalau di tanggal 14 Juli ini dipertingati sebuah momen, yaitu Netlabel Day. Pada baru tau, kan? Sama, sih, saya juga. Jadi berdasarkan info yang saya dapat dari internet, Netlabel Day ini diperingati oleh seluruh dunia, dan ada banyak banget netlabel ataupun musisi yang merilis sesuatu bertepatan dengan hari ini, entah itu single, album, atau rilisan lainnya. Dan pastinya semuanya dalam format unduh gratis. Ena~

Sedangkan buat di dalam negeri, saya dapet kabar kalau beberapa musisi merilis proyekannya hari ini, ada Bottlesmoker yang merilis proyek remix lagu open source dari lagunya, Gambol; Zoo yang merilis album terbarunya, Samasthamarta; dan ada juga dua band asal Bandung, Finally We Arrived At The Earth (FWAATE) dan Rayhan The Daydreamers (RTD) yang merilis single terbarunya sebagai selebrasi dari Netlabel Day ini.

FWAATE dan RTD merupakan band pendatang baru, tapi orang dibalik kedua proyek itu mah orang lama yang emang udah makan asam-garam dunia per-indie-an tanah air, khususnya di Bandung. Ciegitu. Mencoba mengeksplor lebih jauh, Ezza dari UTBBYS membuat sebuah proyek yang berkutat di ranah post-metal/sludge, yaitu FWAATE. FWAATE ini sebelumnya telah merilis sebuah single, Are You Homosapiens??? pada bulan April siilam.

Pada peringatan Netlabel Day kali ini mereka akan merilis single keduanya yang juga masuk dalam album kompilasi Walk To Garage Vol.2, Designing The Universe. Buat yang belum tau, lagu dari FWAATE ini memadukan sound ala post-metal, ambience dan juga sci-fi. Bingung nggak tuh? Pokoknya cocok buat yang demen Star Wars, Star Trek dan kengkawannya deh.

Pasukan alien dari FWAATE.
Pasukan alien dari FWAATE.

Kalau RTD sendiri merupakan proyek baru dari seorang Rayhan Sudrajat yang sebelumnya lebih dikenal sebagai personil dari Cathuspatha dan Slylab. Kalau dalam dua proyek sebelumnya Rayhan memainkan lagu bernuansa dreampop/shoegaze, di RTD ini do’i mencoba menggabungkan unsur tradisional dengan musik modern. Coba kalian denger single perdana mereka, Ranying Hatala Langit. Keren pisan. Aslina.

Sama halnya kayak FWAATE, RTD juga merilis single keduanya pada peringatan Netlabel Day. Single berjudul Karungut Tuntang Petak ini sepenuhnya ditulis dan dinyanyikan dalam bahasa asli suku Dayak Ngaju, Kalimantan dengan pengaruh musik tradisi asal Bali, Melayu, dan Jawa. Salut da saya mah sama eksplorasi yang dilakuin Rayhan Sudrajat. Kabarnya, ini juga merupakan bocoran dari materi album perdana RTD, bertajuk Alam Raya yang akan dirilis oleh Nanaba Records.

Kedua single terbaru dari kedua band tersebut dirilis serentak hari ini, bertepatan dengan Netlabel Day via Ripstore.Asia di tautan ini. Jadi, tunggu apalagi? Langsung meluncur dan download aja lagunya. Happy Netlabel Day!

________________________________________________________________

Twitter: @fwaateband | @RTDMusic_

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *