Press "Enter" to skip to content

Rangkaian Kejutan di Konser Yura, “Balada Sirkus”

Minggu (14/9) malam, Auditorium IFI (Institut Francais Indonesia), mendadak penuh. Ada apaan, tuh? Apa ada yang gelut gitu? Pas disamperin, eh ternyata lagi ada Yura yang ngadain konser Balada Sirkus. Konser ini juga merupakan konser tunggal pertama do’i, lho. Wah, buat yang nggak sempet nonton pasti nyesel banget, tuh.

Setelah ngaret hampir 1 jam, acara ini akhirnya dimulai juga. Fyuuuh. Konsep panggungnya sendiri, sih, nggak terlalu megah, tapi cukup unik, karena background yang dipake menyerupai pintu tenda sirkus gitu ditambah juga sama bendera yang digantung mirip dekorasi pertunjukan sirkus.

Nggak perlu nunggu lama, Yura langsung membuka konser dengan ngebawain lagu Hip Hip Hura, yang bikin para penonton histeris. Di set pertama malam itu, penyanyi yang pernah tergabung sama Sarasvati dan Musik Tulus ini pake dress orange dengan aksesoris ala-ala Mesir gitu, geulis pisan. Beres lagu pertama, langsung dilanjut sama track-track yang pasti udah pada familiar buat para penggemarnya, kayak Kataji, Cameo Lover, Keruh Di Air Jenuh, Itu Kamu dan Get Along With You.

Oh iya, ternyata ada suatu misi yang dibawa di lagu Kataji. Di lagu berbahasa sunda yang punya arti “terpikat” ini, Yura pengen nunjukin kalau kita seharusnya bangga sama bahasa Sunda. “Lewat lagu Kataji, saya pengen orang-orang sunda juga bangga berbahasa sunda, nggak cuma bangga denger lagu-lagu korea atau inggris doang, yang walaupun hapal liriknya tapi sebenernya nggak tau artinya apa. Lewat lagu ini juga saya pengen nunjukin kalau lagu berbahasa daerah itu bisa juga dikemas secara pop dan imajinatif,” kata teteh geulis ini pada press conference sebelum konser.

Sebelum break, Yura ngebawain 2 lagu cover, yaitu Runaway Baby dan Kopral Jono. Di Runaway Baby, Yura ngajak om Hari Pochang buat duet, maestro harmonika Bandung ini bikin lagu tambah manis dan merdu dengan permainan harmonika-nya. Cociks cyiin. Setelah Kopral Jono dibawain, Yura cabs dulu ke belakang panggung buat break, tapi panggung nggak dibiarin sepi gitu aja, soalnya di layar background panggung ditayangin video klip perdananya, Balada Sirkus.

Selepas break, Yura masuk panggung lagi dengan kostum yang beda, kali ini do’i pake dress belang warna item-putih. Aaak tambah unyu aja si teteh. Selang beberapa lagu, pas bawain lagu Jester Suit, Yura nambahin gimmick dengan masuknya seorang badut yang bikin suasana tambah meriah. Yura juga kangen-kangenan sama masa-masa masih tergabung di Sarasvati dengan ngebawain lagu Cut & Paste, dan ternyata dinyanyiin bareng sama Risa, iya Risa Sarasvati! Kaget kan? Kalau saya, sih, iya.

Kejutan nggak berhenti di situ. Di lagu Cinta dan Rahasia, dengan setup yang minimalis, cuma diiringi gitar akustik dan keyboard, Yura duet sama orang yang jadi eksekutif produser di albumnya, siapa lagi kalau bukan Glenn Fredly. Aaakkkk merinding denger duet mereka, enak buat yang bawa pasangan, sih, bisa sambil so swit-so swit-an gitu. Kalau yang jombs mah, ya, gitu deh. Ngenes. Hiks.

Beres duet, akhirnya nyampe di 2 lagu terakhir, yaitu Superlunar dan single andalannya Balada SirkusOverall, Yura ngebawain kurang lebih 15 lagu, gabungan antara lagu-lagu yang ada di album dan juga beberapa lagu cover. Setelah berjalan sekitar 2 jam, konser yang diorganisir sama Blackwood Ent. ini akhirnya selesai sekitar jam 10 malam. Saya yakin lah buat yang kemarin nonton pasti bakalan berkesan banget ngeliat idolanya bikin konser tunggal buat yang pertama kali. Pokoknya mah sakses terus buat teh Yura!

 

Foto: Alfi Prakoso