Press "Enter" to skip to content

“FISIP FOLK FESTIVAL”, Perpaduan Culture, Charity & Environment

Fisip Folk Festival adalah event tahunan yang diadain sama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNPAD. Event yang digelar  Jum’at (14/11) lalu ini adalah gelaran yang ke-3 dari Fisip UNPAD. Setiap tahunnya, Fisip Folk Festival mengusung tema kebudayaan dan kali ini tema yang disuguhkan adalah Shridevi Night Culture. Paan tuh? Taunya cuma Sri Rejeki, nama toko bangunan di daerah rumah aku.

Shridevi merupakan Dewi Sri, yaitu dewi kesuburan yang dianut dalam masyarakat Bali dan Sunda, maka dari itu Fisip Folk Festival ingin menumbuhkan rasa persatuan dan kekeluargaan di dalam jurusan-jurusan yang ada di Fisip UNPAD lewat simbol dewi Shridevi tersebut. Percampuran kebudayaan Bali dan Sunda bisa dilihat pada tata panggung yang bergambar gapura Bali dan wayang Sunda pada kaos panitia. 

Fisip Folk Festival mempunyai pilar-pilar terdahulu yaitu culture dan charity, namun kali ini menambahkan pilar ke-3 yaitu environment. Untuk mewujudkan pilar environment tersebut, Fisip Folk Festival menganjurkan orang-orang yang datang untuk membawa dua botol minum plastik yang udah nggak terpakai buat ditukarkan dengan tiket masuk. Kalau botol keramik mah nggak bisa, bisanya di kilo di tukang loak.

Huj
Hujan bukan halangan buat senang-senang.

Para penampilan di Fisip Folk Festival ini terdiri dari band-band beraliran folk dan juga selingan dari penampilan komunitas-komunitas yang ada di UNPAD. Terdapat 12 penampilan dari band dan komunitas dalam line-up acara ini. Walaupun hujan turun cukup deras tapi nggak menyurutkan semangat dari penonton dan juga bintang tamu yang main di acara Fisip Folk Festival. Bahkan turunnya hujan semakin mendukung ambience dari acara tersebut tentunya dengan lantunan musik folk.

Penampilan yang ditunggu-tunggu adalah penampilan dari Alvin&I, Lamebrain, Serayu Jingga dan juga Mustache and Beard yang menyuguhkan citarasa folk yang memukau. Selain penampilan-penampilan tersebut, untuk mendukung konsep budaya dan citarasa folk, Fisip Folk Festival menyuguhkan permainan jaman dulu di booth mereka. Kita bisa temuin permainan congklak, ular tangga dan membuat batik. Membuat seseorang jatuh cinta mah susah. Itu kuasa Ilahi..

Gelaran yang menarik sekaligus mengingatkan kita akan hal-hal seru semasa kecil. Pokoknya dapet lah tiga pilar yang diusung Fisip Folk Festival. Makin mantap dengan suguhan musik folk yang bikin hujan bukan halangan untuk bersenang-senang. Terima kasih Fisip Folk Festival, hariku menyenangkan!

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *