Press "Enter" to skip to content

Pembuktian 11 Tahun Perjalanan Rajasinga di “Stoned Magrib” Exhibition

Samlekum, warga kreatif! Udah borong kembang api belom? Jangan main kembang api di pinggir jalan atuh yah, soalnya suka ngarereuwas yang lagi nyetir berikut takut kena kabel listrik tea. Mainnya di lapang aja plis, atau di tempat terbuka lainnya, kayak hati aku. Pang lapangna. Naon lah. Pesan layanan masyarakat ini dipersembahkan oleh Dinas Perhubungan dan PLN, tapi waduk. Ah, daripada capruk nggak puguh, mending nyerita malam minggu berbudaya ala si aku kemarin lah yah, biar faedah.

Jadi  begini bos, Sabtu malem kemarin (26/12) si aku niatnya pergi ke Pameran Solo Amenk “Imajiku”, yang berlokasi di Omnispace, tapi entah kebetulan, entah disengaja, pameran tersebut berbarengan dengan “Stoned Magrib” Exhibition and Video Screening-nya Rajasinga. Pembukaannya juga dibarengin gitu da. Ya, aku, sih, hamdalah aja bisa sekali mendayung dua-tiga pulau terlampaui tea peribahasanya mah.

Buat warga kreatif yang belum tau, Rajasinga baru aja meluncurkan video klip single mereka berjudul Stoned Magrib beberapa waktu lalu sebagai perayaan 11 Tahun mereka terbentuk. Pameran yang berlokasi tepatnya di lantai dua ini, dipajang 9 frame ilustrasi dari video Stoned Magrib sendiri, ada juga beberapa skecth konsep awal ilustrasi tersebut dan yang pasti ada monitor yang menayangkan videonya dong, masa buat main DOTA.

IMG_20151226_202240
Nah, itu yang pojok kiri bawah, namanya Sinting alias Singa Giting.

Setelah ngobrol-ngobrol sama mas Morrg, bass-vokal Rajasinga sekaligus illustrator yang bersangkutan, do’i cerita, awalnya temen-temen bandnya nggak menyangka bakal bikin video dan pameran segala macem. Berawal dari coretan-coretan Revan, rencana semula mereka pengennya cuma bikin poster aja. Tapi setelah beberapa waktu diskusi-diskusi dan berfantasi ria, munculah ide untuk menuangkannya di format baru, yaitu video klip. Pengerjaan video ini mulai dari menggambar dan membuat animasi, hampir sepenuhnya oleh mas Morrg sendiri, tetapi tentu dibantu oleh kawan-kawan yang tergabung di rumah produksi Negrijuana.

IMG_20151226_202315
Lampu mejanya bagus. Apalagi videonya dong.

Menurut mas Morrg, video Stoned Magrib ini sesungguhnya terinspirasi kehidupan sehari-hari mereka dan perjalanan 11 tahun Rajasinga. “Semacam saga”, kata mas Morrg. Jadi apa, sih, pesan yang disampaikan di video ini, selain bercerita dan selebrasi? “Kita disini cuma pengen ngasih statement, kalau 11 tahun kita ada itu, kita nggak cuma diem, nggak cuma melompong dan ngikutin apa yang orang mau. Kita mencoba menyuarakan apa yang kita pikirkan, apa yang kita punya. Kita ingin nunjukin bahwa Rajasinga masuk ke fase ini”, tutup mas Morrg.

Segan emang! Buat yang pengen menikmati karakter Sinting a.k.a Singa Giting yang muncul di video klip Stoned Magrib secara lebih dekat, bisa mampir ke pameran yang masih dibuka sampai 31 Desember ih. Masih ada waktu buat mengapresiasi perjalanan 11 tahun Rajasinga pokoknya, warga kreatif. Kalau mengapresiasi perjalanan mencari kitab suci ke barat mah tinggal buka di Youtube juga ada da. Hah kumaha?

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *