Press "Enter" to skip to content

“Pameran Saja #1”, Suguhan Karya Fotografi yang Nggak Sekadar Pameran Aja

Photography exhibition! Wiiih, dari namanya aja udah keren, yah, bikin merinding. Biasanya, nih, susah banget kalau jaman dulu bikin pameran, seniman fotografer harus berkarya dulu selama beberapa tahun atau beberapa dekade malahan untuk karyanya bisa diakui. Ditambah dedikasi, produktivitas, dan mungkin ‘jam terbang’ supaya bisa membuat pameran foto.

Tapi beda banget dengan pameran fotografi yang baru aku datengin ini. Pameran fotografi ini tuh unik dan simpel banget, sama kaya aku hehehe. Namanya juga Pameran Saja, ya para seniman fotografinya ingin pameran aja, sangat impulsif dan menarik nggak, sih? Pameran ini berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 26 sampai 28 Desember 2014, bertempat di Galeri Titik Oranje. Pameran yang cocok banget buat didatengin bareng temen, sahabat, gebetan, mantan, selingkuhan, atau pacar ke acara yang sangat intim ini. Sayangnya udah beres. Singkat amat.

Serius banget neeeh liatin foto.
Serius banget neeeh liatin foto.

Pameran Saja diprakarsai sama tiga cowok impulsif yang gercep alias gerak cepat banget dalam membentuk sebuah pameran fotografi. Berawal dari obrolan sederhana tentang keadaan saat ini yang rata-rata setiap orang merupakan ‘fotografer’ dengan mengunggah di Instagram, hingga ingin membentuk ruang bagi mereka berkarya dalam bentuk fisik di suatu ruang. Pameran Saja juga pengen menjadi wadah buat saling ketemu offline dengan para seniman fotografi lain serta apresiator.

Yap, ke-3 cowok dibalik pameran fotografi yang unik dan simpel ini adalah Sumarno Sandiarjo, Gusti Prabowo, dan Razky Sachruli. Mereka ini mungkin bikin kalian penasaran juga, kok, bisa, sih, bikin pameran fotografi dengan gercep dan langsung jadi pameran secara fisik? Mungkin tips dan triknya bisa kalian tanya secara online ke mereka kali, yah, hehe. Kepoin aja medsosnya.

Edan, itu anak kecil udah ngerti art banget!
Edan, itu anak kecil udah ngerti art banget!

Menarik banget tujuan dibentuknya Pameran Saja ini, aku jadi kepikiran buat pameran foto hahaha. Menurutku, pameran fotografi ini terasa intim. Apresiator yang datang bisa dengan konsentrasi tinggi untuk menikmati karya-karya fotografi dari 12 seniman dengan tema Landscape. Ada yang menarik lagi, nih. Setiap karya fotonya itu bebas mau BW atau berwarna dan bebas pula mau pakai kamera digital, analog, atau lomo.

Pameran Saja sungguh membuka ruang untuk para fotografer berkarya dalam ruang secara fisik. Makanya, ayo berkontribusi juga! Karena denger-denger, nih, kalau Pameran Saja ini bakal diadain lagi tahun depan di bulan Februari dengan tema People. “Bagi yang tertarik, boleh banget ikutan dan ditunggu hasil karya fotonya,” kata Sumarno Sandiarjo pas diwawancara. Sebuah pameran yang bukan pameran doang. Yeay, aku juga ikutan ah, gercep!

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *