Press "Enter" to skip to content

Olah Emosi di Hari Pertama “The Garlands”

Daerah sekitaran Jalan Supratman, Jum’at (11/10) kemarin, bukan cuma ramai sama acara Loop Kickfest 2014 doang ternyata. Di sebuah café yang terletak tepat di pinggir Jalan Supratman, ada gigs yang nggak kalah asik dan sayang banget buat dilewatin. Adalah Black Spot Café yang kemarin merayakan ulang tahunnya yang pertama dengan menggelar gigs yang berlangsung selama dua hari berturut-turut. Acara bertajuk The Garlands ini diorganisir sama Deluciva Project.

Pada hari pertamanya, pengisi acara yang main pada acara syukuran ini didominasi oleh band-band ber-genre experimental rock dan post-rock. Sebut saja ada Flukeminimix, Dio Creatura, Under The Big Bright Yellow Sun (UTBBYS) dan Polyester Embassy. Eh, pengisi acaranya teh ada satu lagi ketang, tapi bukan band ini mah, namanya DJ Egga.

Acara ini secara resmi dibuka pada pukul 7 malam dengan penampilan dari Flukeminimix. Band beranggotakan 4 akang-akang kasep ini bermain dengan penuh emosi selama penampilannya. Kok saya tau? Yaiyalah, soalnya keliatan banget dari ekspresi mereka. Yaa walaupun sempet ada gangguan teknis, tapi hal itu nggak ngurangin kualitas dari performance mereka, lho. Terbukti di lagu terakhir mereka maen all-out banget, sampai-sampai vokalis sekaligus gitaris mereka ngerusakin salah satu instrumen perkusi. Gokil! Goreng Kikil!

Penampilan enak dari Dio Creatura.
Penampilan enak dari Dio Creatura.

Penampil berikutnya adalah Dio Creatura, yang merupakan side-project dari Ekky Darmawan, yang juga tergabung di Polyester Embassy dan RNRM. Di proyekannya ini, kang Ekky ngajak temen-temennya dari band lain, kayak UTBBYS dan Space and Missile. Pas mereka lagi persiapan mau maen, nggak ada angin nggak ada hujan, eh ada kesalahan teknis lagi. Huft. Hal ini bikin acara rada molor. Eits, tapi tenang, itu semua terbayar sama penampilan yang apik dari mereka. Oh iya, mereka juga sempet ngebawain lagu dari Portishead yang judulnya……. Duh, lupa, maapin, da saya mah apa atuh.

Band yang saya tunggu-tunggu akhirnya naek panggung, yaitu UTBBYS. Emosi penonton kembali diajak naek-turun sama musik post-rock yang mereka bawain. Ada hal unik yang terjadi pas UTBBYS ini maen, para penonton yang hadir nikmatin musiknya dengan gaya yang beda-beda. Ada yang nunduk sambil merem, ada yang ngangguk-ngangguk, ada juga yang liat panggung sambil ngelamun, untung aja do’i nggak kesurupan. Hehe.

Band terakhir yang tampil adalah Polyester Embassy. Band yang udah rada lama nggak manggung ini, ngebawain beberapa tembang andalannya, seperti Air, Good Feeling, Polypanic Room, Home, dan lagu madepp lainnya. Mereka juga sempet ngebawain satu materi lagu baru yang entah judulnya apa, dan itu enaks pisan!

Pas lagu Polypanic Room, tiba-tiba terjadi karaoke masal, mungkin ini adalah salah satu lagu yang paling ditunggu setiap Polyester Embassy manggung. Hasilnya, dari awal lagu sampai akhir penonton sing along. Saya juga, sih. Jadi malu. Sebagai penutup penampilannya, Polyester Embassy berduet sama Deluciva dengan ngebawain lagu Home, cociks cyiiin!

Nih, pengisi acara selama gelaran dua hari.
Nih, pengisi acara selama gelaran dua hari.

Dan puncaknya, acara ini ditutup sama penampilan dari DJ Egga. Yakinlah, penonton yang kemarin datang pada eargasm parah. Buat kalian yang nggak datang kemarin, jangan khawatir, acara ini masih berlangsung di hari Sabtu (11/10) dengan pengisi acara Rusa Militan, Hazawude, Lucas & AB, Souldelay, Cherry Bombshell, dan Homogenic. Sok atuh, daripada malem minggunya sendirian di kamar, mending melipir ke Black Spot Café kita ngegigs bareng-bareng. See you~