Press "Enter" to skip to content

Ngobrol Santai Bareng Sky Sucahyo

Hari itu (23/11), di luar cuaca lumayan panas, namun saya begitu bersemangat melangkahkan kaki ke salah satu kafe di sekitar Jatinangor. Iya, pasalnya hari itu saya memiliki janji mewawancarai Sky Sucahyo. Bagi warga kreatif yang sering dateng ke acara musik di Jatinangor, tentu nama Sky Sucahyo udah nggak asing lagi. Wanita berwajah teduh ini adalah vokalis dari grup musik folk Nasadira, dan juga aktif dalam proyek solonya yang beberapa waktu lalu ngeluarin single A Dream Within A Dream.

Sky Sucahyo, yang telah mengikuti les vokal dari SD ini, banyak bercerita gimana proses bermusiknya dimulai. Do’i kini kita ketahui sebagai vokalis grup musik folk, melalui kakaknya yang bernama Cassie, sempet jadi penikmat band-band pop punk dan emo, maceman Pee Wee Gaskins dan Thirteen. “Saya ter-influence lagu-lagu dia (kakaknya, RED) awalnya, jadi pas SMP kayak suka lagu-lagu emo gitu,” kata Sky. Ketika masuk SMA, barulah Sky mengeksplor musiknya sendiri. Kemudian Sky mulai berkenalan dengan band folk, Fleet Foxes, yang kemudian menjadi influence-nya dalam membentuk grup musik.

Jogja-lah yang kemudian berperan besar dalam perkembangan musiknya. Tinggal satu tahun di Jogja, menjadikannya banyak berinteraksi dengan orang bermacam latar belakang. “Ketemu sama orang-orang yang jenius banget deh, diajarin cara main gitar yang bener, cara nyanyi yang bener,” cerita Sky dengan antusiasnya. Selain itu, Djorr yang akhirnya menjadi cikal bakal grup musik Nasadira juga berawal di Jogja. Di tahap ini, Sky mulai mencoba produktif. Selain membentuk grup musik, ia juga mulai mempublikasikan lagunya melalui Soundcloud.

Beberapa waktu lalu, Sky melalui proyek solonya mengeluarkan single berjudul A Dream Within A Dream yang dibantu oleh Capung “Java Jive”. Single yang diambil dari puisi Edgar A. Poe ini berawal dari tugas kuliah. Sky yang memang menyukai puisi ini kemudian tertarik untuk menjadikannya sebuah lagu. Pertemuannya dengan Capung membuahkan hasil dan membuat lagu ini bisa disebarkan melalui iTunes. “Jadi saya waktu itu diminta dosen untuk menyanyi di acara launching buku Capung Java Jive di FIB Unpad. Yaudah, jadi saya bawain lagunya Nasadira yang Selamat Tinggal, lalu saya bawain lagu Java Jive yang Gerangan Cinta. Terus pas lagi bawain Java Jive yang Gerangan Cinta, Capung-nya maju ke depan gitu, ngerekam, terus saya mainnya jadi hancur banget gitu. Terus lagu ketiga saya bawain A Dream Within A Dream,” kenang Sky.

Seminggu setelah mengisi acara tersebut, Sky kemudian dihubungi oleh asisten Capung. Dari situ do’i kemudian bolak-balik ke Antapani untuk memproduksi lagu A Dream Within A Dream di rumah yang merangkap studio Capung, dibantu oleh Lutfi Hadi untuk mengisi part gitar. Hasilnya, single perdana milik Sky Sucahyo di tangan Capung menjadi lagu yang mewah.

Waktu ditanya lebih nyaman mana bermain bersama Nasadira atau solo, Sky menjawab bahwa ia lebih memilih bermain bersama Nasadira, karena dengan merekalah dia bisa bermain gitar dan menyanyi. Sekarang dia juga lagi nyiapin album Nasadira yang udah memasuki 70% tahap produksi. Enak. Yaudah denger dulu aja tuh single baru Sky Sucahyo, sambil selonjoran.

[soundcloud url=”https://api.soundcloud.com/tracks/222732128″ params=”color=ff5500&auto_play=false&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false” width=”100%” height=”166″ iframe=”true” /]

                                                                                                        

Twitter : @skyyyye

Soundcloud : soundcloud.com/sky-sucahyo

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *