Press "Enter" to skip to content

Nearcrush Membawa ’90s Alt-Rock melalui Single “Tidal Wave”

Kami percaya bahwa semua hal hadir karena adanya momentum. Teuing naon, pokoknya momentum.

Ketika Nearcrush melepas single perdana berjudul Tidal Wave, pertengahan Januari 2020 lalu, kami merasa lagu ini tepat untuk hadir di masa ini. Sebuah nuansa yang anjis ngepas gini. Belum lagi penamaan “crush” pada nama band, yang seringnya kata tersebut ditemukan di tweet para gadis yang bersembunyi di balik akun alter; “my crush”, “hari ini aku ketemu crush”, dan kegelian lainnya. Musik mereka juga terdengar asik didengarkan sambil berselancar di Twitter menembus sekian ratus autobase. Ditambah dengan visual yang mereka unggah ke kanal YouTube. Satu nada~

Aduh, sampai lupa mengenalkan mereka. Teu sopan kieu.

Nearcrush merupakan unit musik yang membawakan alternative rock 90an dengan sentuhan sound yang lebih modern, merupakan roster dari label Dissaster Records. Meski dalam akta kelahiran yang tak tercatat di Disdukcapil Kota Bandung tertulis bahwa mereka lahir di tahun 2018, para personilnya bukan orang baru di perskenaan. Kevin Arifin (vokal, gitar), Aldy Kusumah (gitar, vokal), Deathlessramz (gitar), dan Dani Irjayana (drum) bisa dianggap sebagai supergrup yang kebetulan tergabung dalam format band saja berkat momentum. Aldy sebelumnya aktif bersama Jolly Jumper, Kevin bersama Velvetica, Ramz punya proyekan ambient-noise bernama Deathless, dan Dani merupakan produser musik yang salah satu karyanya masuk dalam soundtrack film Gundala.

Tidal Wave adalah salah satu karya yang dirilis ke publik dari sekitar 19 demo lagu yang mereka garap. Disadur melalui siaran pers, nomor ini terinspirasi dari cerita teman dekat yang mengalami kekerasan rumah tangga. Secara muatan, di track ini Nearcrush mengangkat isu sensitif dan berat. Sentuhan 90an membuat rasanya lagunya ini layak sebagai anthem merayakan kepayahan hidup sambil bakar tembakau. Pada proses awalnya, Aldy terlebih dulu menulis liriknya, disusul riff gitar. Aransemen dan rekaman demo dikerjakan di kediaman Kevin lalu dilanjut di The Throne Room. Proses mixing dan mastering ditangani oleh Adhit Android di The Infinite Labs. Prosesnya terbilang singkat, sekitar 1-2 bulan.

Rencananya, Nearcrush bakalan bikin album yang ditargetkan rampung pada April nanti. Diberi tajuk Bloodsports & Modern Arts, album ini akan memuat 14 track dengan menampilkan perspektif pilihan masing-masing personil. Boleh boljug, nih. Sembari menunggu April yang masih lamaan, kita melebur dulu ajalah ke dalam visual yang cakep di bawah ini. Karaoke bareng juga ayo, liriknya mereka cantumkan kok.


Instagram: @near_crush | @dsstrrecs