Press "Enter" to skip to content

Menikmati Musik Post-Rock dengan Nuansa Jepang Lewat Alunan Bertajuk “Musubi”

Pernah gak sih kalian suka atau bahkan mengidolai sebuah kelompok musik/band, dimana kelompok tersebut menyajikan sebuah musik instrumentalis atau bisa dibilang musik-musik tanpa vokalis? Kalo pernah, coba dong sebutin kelompok/grup band apa yang kalian suka. Nanti tulis di live chat yaa, biar nanti kita puterin lagunya di siaran live radio.

Ngomongin band dengan sikap idealis tanpa vocalist yang kompleks dan sarat emosionalitas ga banyak di dewasa kini sekalipun ada tapi ga banyak karena, yaa… memang sulit juga kali ya bikinya dan maininnya. ga ada juga yang nyanyinya, orang yang dengerin juga nyari-nyari jadinya “mana vocalnya ini teh” gitu kali yah kurang lebih. Namun karena seiring berkembang nya musik, khususnya di tanah air, sehingga tidak menutup kemungkinan, untuk musik-musik seperti ini akhirnya semakin digemari dan mendapat tempat bagi para penikmat musik di Indonesia. Dan akhirnya ada aja lagi yang bikin dan dengerinya.

Kali ini datang dari kota kelahiran Bapak ROI yaitu kota Bandung, ada nama Lightspace yang kembali hadir dengan single terbarunya yang berjudul Musubi. Single terbarunya ini terinspirasi dari anime Kimi No Nawa yang berarti keterikatan. Sama seperti album-album sebelumnya, dimana Lightspace kerap menggunakan unsur-unsur jejepangan dalam balutan musik yang dibuat nya, sebut saja Yugen Album yang mereka rilis pada tahun 2018 tersebut, juga memiliki nuansa Jepang di dalamnya. Yaa mungkin salah satu dari mereka ada yang wibu sejati yaa, sehingga kerap mendapatkan inspirasi dari animeatau budaya Jepang yang mereka tonton! Gapapa sih keren juga.

Di single terbarunya ini, Lightspace mencoba untuk menterjemahkan sesuatu yang menjadi inspirasi bagi mereka, yaitu “Keterikatan dan Interaksi”. Karena menurut mereka, suatu hubungan penting rasanya untuk memiliki sebuah keterikatan, dan untuk membangun sebuah keterikatan, harus dibutuhkan yang namanya interaksi, sehingga dapat menjaga hubungan tersebut agar tetap baik. Tapi hubungan jaman sekarang mah banyak yang tidak terikat yaa, asal bisa saling.. hmm yaudah lah yaa saling tau aja.

Masih dengan musik yang mereka usung Japanese post-rock melodis tentunya nuansa Jepang yang semakin kental pada single ini, the trio rock instrumental lightspace Gema Rendrahadi (Guitar), Ogy Ahmad Ginanjar (Bass), Bimo Senoaji (Drum), ingin merangkum dan memaksimalkan nada dan ketukan pada lagu untuk menyampaikan pesan dan rasa lewat alunan yang disajikan oleh Musubi. Harapannya, single ini dapat dijadikan sebuah media interaksi antara teman-teman Lightspace dan para pendengarnya. Karena hal itu merupakan sebuah keterikatan yang bisa dijalin oleh seorang musisi dan para penikmatnya. Sesuai dengan terjemahan Musubi yang temen-temen Lightspace.

Untuk kalian yang menyukai jenis musik seperti ini atau mungkin yang belum pernah mendengarkan. Single ini sudah bisa kalian dengarkan dan kalian nikmati di platform musik kesayangan kalian, mulai dari Spotif, Soundclud, Bandcamp, ITunes dan masih banyak lagi mereun yang illegal hehe, tapi jangan dong support your local band babaturan.

Selanjutnya single bertajuk Musubi ini, juga merupakan simbol harapan baru untuk menghadapi masa-masa kedepannya, dan single ini bukan hanya menjadi sekedar penanda aktifasi bagi mereka. Tapi lewat single ini, merupakan sebuah langkah baru bagi mereka, yang dimana rencananya nanti akan meluncurkan sebuah mini album yang katanya bakal rampung dan akan diluncurkan pada tahun 2021 ini.

Mari kita pantau dan kita tunggu aja ya hasil rapid test antigen nya, ehh EP terbarunya. dong maksudnya. Warga kreatif juga bisa kepo-kepo selancaran di medsosnya Lightspace, cari aja keyword nya @lightspace_id di twitter dan Instagram, untuk cari tau info lebih lanjut tentang mereka atau siapa tau mau bikin Keterikatan dan Interaksi sama Lightspace. Siapa tau kali-kali aja.

Comments are closed.