Press "Enter" to skip to content

Menikmati Musik Pop yang Berbeda di Single Perdana Saturdaynite

Nggak kerasa yaah, bulan Ramadhan udah jalan sepertiga-nya. Kira-kira tinggal sisa 20 hari lagi. Entah mesti seneng, atau sedih. Hheu. Kesegaran sirup selalu menghantui di siang dan sore hari, apalagi pas liat iklannya di TV. Udah weh itu mah godaan iman terbesar. Astagfirullah.

Yaa… namanya juga lagi shaum, jadi harus ditahan sampai maghrib buat menikmati kesegaran yang itu. Tapi, biar nggak kentang, mending nyari kesegaran yang lain. Kesegaran kan nggak melulu yang bisa dicicip doang, bisa juga yang dilihat atau yang didengar. Yoi, dan tadi sore, pas ngabuburit saya nemu sebuah band yang musiknya tuh fresh banget. Ngegabungin musik pop yang dikasih bumbu elemen musik orkestra gitu. Caem sekali.

Band tersebut bernama Saturdaynite. Trio yang terdiri dari Sam Alkarim (piano), Aji Satya (biola), dan Edwina Dian Tantri (vokal) ini terbentuk pada November 2015 yang lalu, dan pada bulan Mei kemarin, Saturdaynite merilis sebuah single perdana berjudul Somebody To Love. Single tersebut sebagai penanda eksistensi trio asal Bandung ini di ranah industri musik Indonesia.

Oh iya, walaupun cuma bertiga, tapi mereka menggunakan sederet alat musik yang biasa ditemui di musik orkestra mulai dari piano, cello, biola, klarinet, hingga oboe dalam membuat musiknya. Saturdaynite berusaha mendobrak batasan instrumen yang ada pada musik pop. Edan gini.

“Alat musik pada single ini tuh benar-benar dipikirkan sebelumnya. Musiknya lebih dominan dengan nuansa string section, piano, bahkan suara klarinet juga. Jadi, instrumen musik yang ada di single ini lebih bermacam. Jadi pengen menimbulkan kesan bahwa instrumen-instrumen dalam lagu ini benar-benar terkonsep. Nggak yang asal bikin dan spontan begitu saja. Tapi semua detilnya memang dipikirkan,” papar Sam mengenai konsep bermusik Saturdaynite.

Selain itu, pengaruh musik klasik juga terdengar begitu kuat pada musik mereka. Yaa, itu hal yang wajar, sih, soalnya latar belakang dari dua personilnya itu emang menggeluti musik klasik. Selain itu, terdapat juga sentuhan musik jazz yang membuat musik Saturdaynite menjadi sangat luas.

“Sebenarnya nggak terlalu klasik (musiknya) banget juga. Tapi nggak sederhana dan nge-pop juga. Karena vokalnya masih terdengar harmonis dan pop. Hanya memang pengemasan musiknya yang terkonsep dan penuh instrumen orkestra,” ujar Sam. “ Nuansa orkestranya ini yang akan menjadi benang merahnya band ini kedepannya,” lanjutnya.

Jadi, udah siap belum buat nikmatin kesegaran yang satu ini? Tau lah saya juga, kalian udah pada ngiler buat denger mereka. Yuk, langsung didenger aja.

[soundcloud url=”https://api.soundcloud.com/tracks/258553161″ params=”color=ff5500&auto_play=false&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false” width=”100%” height=”166″ iframe=”true” /]

____________________________________________

Instagram: instagram.com/saturdayniteid

Twitter: @saturdayniteid

Website: www.saturdaynitemusic.com

Soundcloud: soundcloud.com/saturdayniteid

Comments are closed.