Press "Enter" to skip to content

Menikmati Minggu Malam Santai di “Level 4th Release Edition”

Pada Minggu (31/5) sore kemarin, saya janjian sama beberapa teman buat berangkat ke Lou Belle Shop. Bukan, bukan mau belanja, apalagi mau hunting dede gemes. Tujuan saya ke sana adalah buat datang ke gelaran Level 4th Release Edition. Siapa, sih, yang rilis album? Ternyata, acara ini dimaksudkan untuk launching album perdana Diocreatura yang berjudul Gaijin. Sempet was-was takut telat karena saya datang 2 jam lewat dari jadwal mulainya acara, begitu datang ternyata saya masih bisa bernafas lega, karena acaranya beloman mulai. Hehe.

Acara yang merupakan hasil kerja sama antara Monsterstress Records dan Lou Belle Shop ini ternyata bukan cuma launching album Diocreatura aja. Tapi sekaligus juga penayangan dari video Level 4th Chapter III, yang berisi penampilan dari This Is Atlantis, The Psalms, Space and Missile, The Fox and The Thieves dan Heals. Penayangan video ini dilaksanakan di dalam toko, sedangkan tempat yang dipakai buat perform berada di halaman belakang toko.

Selain Diocreatura, ternyata ada band luar negeri juga yang ikut meramaikan gelaran kali ini, mereka adalah Paint The Sky Red. Sebuah kuartet postrock asal Singapura yang beberapa bulan yang lalu baru merilis album terbarunya, Not All Who Wonder Are Lost.

Saya juga nggak bisa memungkiri kalau kedatangan band asal pulau seberang ini merupakan salah satu daya tarik dari acara launching album ini. Soalnya pas mereka main, penonton yang pada penasaran langsung ngumpul di area panggung dan dengan khidmat nikmatin permainan mereka.

Sebelum nonton band, nonton video dulu, klz.
Sebelum nonton band, nonton video dulu, klz.

Selesai membawakan beberapa lagu instrumental asoy, Paint The Sky Red membereskan barang-barangnya dan kemudian dilanjut oleh persiapan dari Diocreatura. Band yang bisa juga disebut supergrup ini tampil dengan ciamik. Kenapa saya sebut supergrup? Soalnya berisi orang-orang yang udah berpengalaman bermusik di beberapa band.

Beberapa lagu yang dimainkan ada yang terasa asing dan juga familiar. Seperti lagu Monday dan Saat Langit Tanpa Awan Bergemuruh terdengar familiar di telinga saya, karena termasuk dalam EP digital yang dirilis pada tahun 2013 melalui Postrockstore. Dan sisanya terasa asing buat saya, karena merupakan lagu-lagu yang terdapat di album barunya tersebut.

Paint The Sky Red, ntaps buoz.
Paint The Sky Red, ntaps buoz.

Dengan mencampurkan bebunyian elektronik dan instrument analog, Diocreatura sukses membius penonton buat nonton penampilan mereka sampai akhir. Apalagi pas mereka ngajak Iyo Pure Saturday buat nyanyi di lagu There & Then, enak pisan. Melihat penampilan mereka kemarin membuktikan kalau album Gaijin ini layak banget buat dikoleksi.

Saya agak sedih, sih, kenapa nggak langsung beli albumnya kemarin. Tapi da gimana atuh, kondisi dompet mah teu ngabobodo. Sedih. Pokoknya selamat buat perilisan albumnya, Diocreatura, sukses terus!

Foto: Ihsan Hasanudin

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *