Press "Enter" to skip to content

Menikmati Malam Minggu Bersama Eksperimentasi Akustika #3

Menghabiskan senja paling enak memang duduk di tepi danau. Kepikiran lah danau di dekat Taman Arboretum Unpad. Pas sampai ternyata ada acara kumpul-kumpul yang dibikin oleh Wasted Rockers, Sabtu (20/9), dengan tajuk Eksperimentasi Akustika #3. Yah, sekalian deh nonton acara musik gratis!

Acaranya dibuka oleh penampilan Sky Sucahyo, puteri bergitar yang nggak suka horror. Abis maghrib tapi masih main musik di pinggir danau. Kan serem, neng. Dengan fasih membawakan genre acoustic-pop dan menyuguhkan God Only Knows karya Beach Boys serta memusikalisasi puisi Edgar Allan Poe yang berjudul A Dream Within A Dream.

Lanjut, penampilan dari Galant, yang mengusung acoustic-rock dengan suasana galau ditambah lirik-lirik yang menyentuh hati. “Ada yang tau surat Filipi 1:3?,” tanya Galant kepada penonton. Cari tau sendiri, ya, romantis banget isinya.

Kalau nggak suka horror, Saya siap nemenin kok, neng.
Kalau nggak suka horror, Saya siap nemenin kok, neng.

Selanjutnya ada Rayhan Sudrajat, lalu Tetangga Pak Gesang. Salah satu personil Tetangga Pak Gesang, yaitu mbak Arum, pernah menjadi tetangga sang maestro keroncong, keren kan guys? Dua wanita perkasa yang bersenjatakan sebuah ukulele ini membawakan lagu mereka berjudul Tetanggaku Pergi Ke Kota, yang katanya bermaksud anti-urbanisasi dan dengan ramah mengajak penonton bernyanyi bersama.

Lanjut lagi, tiba-tiba 3 pemuda naik ke panggung membuat pemandangan jadi kabur tapi menghibur, memang begitulah Pemandangan. Dengan pembawaannya yang jenaka berhasil memikat hati penonton dengan adanya musikalisasi drawing, karena musikalisasi puisi udah sering. Edan lah!

Wanita-wanita perkasa penyihir arena.
Wanita-wanita perkasa penyihir arena.

Malam semakin larut, ngantuk pun ikut. Tapi tetiba kantuk dibuang oleh pertunjukan musik yang khas dan eksperimental dari Deugalih, seraya dibangunin orang tua di pagi hari. Ramayana Soul menjadi penutup pertunjukan musik. Band asal Jakarta yang membawakan campuran musik India dan psychedelic ini berhasil mencuri perhatian penonton.

Lalu, acaranya resmi ditutup dengan prosesi pelepasan lampion. Semuanya jadi indah deh. Semuanya jadi indah kalau sama kamu. Sukses terus Wasted Rockers! Di tunggu lagi event-event ciamiknya.

 

Foto: Prastya Pandu

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *