Press "Enter" to skip to content

Menghangatkan Kembali Indie-Pop di “Sounds Delicious”

Assalamualaikum, warga kreatif! Hamdalah, ketumbenan nulisnya bener ih. Hehe, soalnya malu kalau dibaca sama salah satu pengisi acaranya. Maklum, native speaker istilahnya kalau di tempat les bahasa mah. Kalem ih, jol ngomongin pengisi acara aja lah, emang ada acara apaan, sih? Yaudah atuh yah, langsung aja kita cerita-cerita si acara ini. Ceus.

Di hari Minggu (10/1) yang sungguh ceudeum, salah satu toko pelopor micro-gigs di Bandung, Lou Belle, lagi-lagi menghadirkan kembali acara enak yang katanya, sih, digagas 13 tahun lalu, Sounds Delicious. Walau cuma menghadirkan dua performer, yaitu The Silent Love dan Kaveh Kanes, tapi seperti biasa dong, intim dan menyenangkan hati. Keduanya sama-sama mengusung genre besar indie-pop yang sempat gersang beberapa saat. Ya, bisa dibilang ngahaneutkeun deui lah yah ibarat masakan kemaren biar nggak haseum.

Acaranya, sih, direncanakan mulai jam 5 sore, tapi mungkin karena di seputaran Bandung lagi hujan badag, jadi diundur sampai sekitar jam 7-an. So tau dulu weh aku mah. Langsung aja tanpa halo-halo dari MC, da emang nggak ada, The Silent Love tampil di ‘ruang tamu’ Lou Belle. Band ini dipandu oleh Ganesha Mahendra, yang mungkin lebih terdengar namanya saat bermain bersama Funny Little Dream, terbilang pemain lama lah yah. Aku juga sempet dengernya sekilas jaman masih SMP alias 2008-an kali yah. Kolot.

2w
Semacam #indiepoprevival lah yah ini.

The Silent Love mulai ngegonjreng dibuka oleh Whisper yang adem, dan disusul oleh lagu-lagu yang familiar kayak Memories, My Sunny Day, Unloved, The Girl From Ciputat dan ditutup oleh cover lagu Popkiss dari Blueboy. Alunan irama yang  renyah dan santai khas indie-pop sukses bikin penonton joget-joget kecil, padahal beberapa liriknya bikin baper gitulah, kayak di lagu Why Don’t You Love Me. Curcol ih hahaha. Nggak apa-apa, yang penting gigs comeback mereka ini bisa dibilang nggak begitu mengecewakan dan ngebayar rindu para grupies lama mereka deh.

Selanjutnya, nih, yang ditunggu sama aku banget ini mah, ada Kaveh Kanes, band indie-pop lo-fi slash marawis dari Jogja slash Yemen. Mereka baru banget main di Bandung dan ini pun termasuk dalam rangkaian Capital Tour doi gitu deh. Trio Arab plus dua orang additional ini membuka penampilan mereka dengan memberi komando ke penonton mendekat dan membawakan trek Reminiscence yang bikin mesem-mesem, soalnya jadi deket banget sama mas-masnya, nih, hihi.

Total ada 8 lagu yang mereka bawain dari semua materi album Capital dan ditutup oleh trek Tiger In Your Tank, lagu yang kemarenan baru aja dirilis video klipnya. Walau di awal mereka terlihat agak grogi dan malu-malu, yang penting nggak malu-maluin, persis kayak istilah bahasa sunda yang temen-temen panitia ajarin ceunah, moal ngerakeun. Tapi setelah beberapa lagu dibawakan, penampilan mereka mulai enjoy dan ke-enjoy-an ini menular ke penonton. Emang, sih, roster-roster Kolibri Rekords mah terjamin lah.

3w
You can’t spell Kaveh Kanes without kane~

Pokoknya penampilan mereka, baik The Silent Love ataupun Kaveh Kanes, terasa hangat dan akrab serta penuh keseruan. Semoga dengan kembalinya Sounds Delicious, band-band indie-pop lain yang lagi ‘istirahat’ bisa bangkit lagi deh, atau malah ngabibita temen-temen lain bikin band indie-pop. Gigs yang kayak gini, nih, yang bikin tidur nyenyak. Sering-sering atuh yah plis. Wassalam!

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *