Press "Enter" to skip to content

Mengarungi Ambience Suguhan Berthcavés di Single “White Tulips”

Masihkah kamu ingat hari apakah ini? Atau sudah bias karena nggak terlalu kentara perbedaanya? Ah, itu perasaan kamu aja kali. Sejenuh-jenuhnya masa swakarantina sekarang pasti banyak hal baru yang bisa dilakuin, misalnya menjadi seorang filsuf dengan gaya jalan menunduk, atau mencoba menjadi buzzer pro pemerintah. Enya, sok wae.

Hal baru yang nggak bisa dilewatkan adalah kabar baik dari pendatang baru asal Bandung, Berthcavés. Duo ambient pop-shoegaze ini baru saja merilis single yang berjudul White Tulips tepat pada tanggal 1 Mei 2020. Ini merupakan single ke-2 pasca-Sature yang telah lebih dulu rilis di September 2019. Masih dengan nada-nada ambient yang bikin ngahuleng dan vokal yang samar, Berthcavés menyajikan White Tulips lebih kontemplatif dan melankolis, sih, kalau kata aku dan press release mah hahaha.

Masih dikutip dari siaran pers, White Tulips merupakan perlambangan kasih sayang yang diberikan secara tulus kepada seseorang. Lagu ini juga terinspirasi dari puisi karya Sylvia Plath yang berjudul Tulips. Meskipun, mereka sendiri mempersilakan kalian untuk memaknai maksudnya masing-masing. Siaps atuh.

Dalam penggarapannya, Berthcavés bersanding dengan seorang solois dan gitaris asal Bandung, Dwantra, yang juga menggarap notasi dan aransemen. Segan, segan. Proses rekaman dikerjakan di Monarch Studio, sementara pos teknis mixing dan mastering digarap oleh Virza A. Susilo. Mantep bener, mengisi wfh dengan berkarya. Aku mah apa atuh, cuma rebahan sana-sini.

Di luar musik, Pasya Restu Pamungkas (gitar, vokal) dan Farrel Fadhillah (gitar, vokal) merupakan mahasiswa tingkat akhir di dua kampus yang berbeda di Bandung. Libur gini mah kayaknya rajin nyiapin materi. Nggak apa-apa, bagus. Asal tetep absen virtual ya. Stingak!


Twitter: @berthcaves

Instagram: instagram.com/berthcaves