Press "Enter" to skip to content

Meet Up Cardtopost, Melestarikan Kartu Pos Sambil Berorigami

Sabtu (16/8) jam 10 pagi, ketika saya baru selesai jajan cireng bumbu di sekitar Jalan Suci, entah kenapa rasanya ingin duduk santai sambil menunggu waktu sholat dzuhur. Kebetulan saat itu saya nggak jauh dari Mesjid Pusat Dakwah Islam (Pusdai). Ditengah teriknya matahari, akhirnya Pusdai saya singgahi. Setelah mengitari kawasan yang biasanya dipake buat kondangan ini, saya menemukan satu tempat adem, namanya Sanggar Origami Indonesia.

Begitu masuk ke tempat ini, dengan disapa kesejukan AC, tengah berlangsung workshop origami. Oh, lagi senang-senang rupanya. Selidik punya selidik, peserta workshop ini adalah para anggota dari Cardtopost. Disana saya melihat ada Dalli (atau Dilla? Wajahnya sama), sebagay yang ngurus Cucukrowo Mekgejin. Mau diganggu tapi kasihan, lagi bikin bunga dari kertas lipat.

Senang-senang berorigami.
Pada serius ngikutin workshop origaminya.

Ternyata hari itu sedang berlangsung acara Meet Up Cardtopost Bandung, kumpul sambil berorigami ria. Cardtopost, tuh, apa? Cardtopost adalah sebuah komunitas yang mengajak khalayak ramai untuk membuat kartu pos sebagai sarana menyampaikan sebuah pesan. Cardtopost Bandung terakhir berkumpul setahun lalu, tepat pada tanggal 17 Agustus 2013 di Babakan Siliwangi. Aduh, jarang banget, ya, anak-anak kreatif ini kumpul.

Di komunitas ini, kamu-kamu bisa saling bertukar kartu pos sambil kenalan gitu. Nyari jodoh bisa kali, ya? Mbak Fanni Yudharisman, penggiat Cardtopost Bandung, termasuk yang doyan banget kirim-kiriman sekaligus bikin kartu pos sendiri sejak tahun 2012. Rajin amat. “Kalau mau ngirim ke keluarga atau ke temen, ah bosen gitu. Mau cari orang stranger yang belum pernah dikenal. Disitu enaknya kita bisa dapet link temen baru yang satu minat,” kata Mbak Fanni dengan antusiasnya.

Jarangnya mereka kumpul-kumpul karena untuk mengatur waktu ketemunya tergantung inisiator di kotanya. Nah, inisiator di Bandung ini, ya, mbak Fanni. Sampai saat ini, ada tiga kota yang udah rajin bikin kegiatan Cardtopost, yaitu Jakarta, Bandung dan Yogyakarta.

Senang-senang main origami.
Senang-senang main origami.

Setelah melakukan workshop origami, mereka lanjut bincang-bincang sesama anggota, mungkin curhat masalah berat badan, mungkin juga tuker-tukeran kartu pos. Saya langsung pulang, soalnya mau langsung daftar anggota Cardtopost di web-nya. Kalau kamu tertarik juga, coba hubungi mbak Fanni lewat mention ke @fanniy. Semakin banyak orang yang peduli melestarikan kartu pos, semakin jauh kartu pos dari kepunahan. Serius. Jangan sampai ucapan lebaran cuma lewat sms atau chat media sosial doang. Bakal kurang geregetnya. Semangat deh buat Cardtopost.

 

Web : www.cardtopost.com

Twitter : @cardtopost

 

Foto oleh S. Krishna M. R. dan Fanni Yudharisman.

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *