Press "Enter" to skip to content

“Mars Pengangguran”, Seruan Syarikat Idola Remaja bagi Sang Pemimpi

Banyak yang bermunculan selama masa pandemik ini. Pun begitu, banyak hal terpaksa berjalan dalam jaringan. Mulai dari kerja, kelas pembelajaran, hingga konser pun digelar secara online seperti yang dilakukan oleh Dewa Bujana dan Indra Lesmana beberapa waktu lalu. Bagaimanapun, ada dampak positif, ada pula dampak negatif dari wabah ini. Positifnya, banyak bermunculan koki-koki dadakan yang tiba-tiba bisa dan jago masak. Sementara negatifnya, angka pengangguran perlahan meningkat imbas dari PHK. Eh, tapi da pengangguran di Indonesia mah emang geus loba, sih. Harus diakui.

Masalah pengangguran memang menjadi masalah yang terus diperbincangkan di khalayak ramai. Obatnya, ya, kita sendiri. Memberikan semangat kepada diri sendiri dan kerabat sepenanggungan agar dapat terus berjuang dalam mengarungi hidup serta cita-cita. Sama halnya dengan Syarikat Idola Remaja (SIR) yang baru merilis single terbaru bertajuk Mars Pengangguran.

Syarikat Idola Remaja merupakan sebuah unit kolektif folk-pop-balada asal Bandung yang digawangi oleh Dimas Wijaksana (Mr. Sonjaya, Bendi Harmoni, Bilal AL-Wahid), Yudhaswara (Nada Fiksi, Nil Saujana), Arum Tresnaningtyas (Tetangga Pak Gesang), Sendy Novian (Parahyena), Fariz Alwan (Parahyena), Yaya Risbaya (Mr. Sonjaya), Ferry ‘Gembong’ Nurhayat (Tulus), Zulqi Lael (Rice Cereal & Almond Choco), serta solois Jon Kastella.

Sesuai dengan tajuknya, lagu ini seakan menjadi penyemangat bagi sang pemimpi yang ingin mewujudkan mimpi-mimpinya tapi terkendala oleh sesuatu, salah satunya ya di masa-masa ini. Namun, konotasi “penganggur” pada lagu ini bukan mengarah kepada orang-orang yang nggak melakukan apa-apa, melainkan kepada orang-orang yang memiliki segudang mimpi yang sedang dikejar, sayangnya mesti terhenti dan perlu suntikan semangat.

Ditulis oleh Dimas dan Jon Kastella, single Mars Pengangguran awalnya mengandung lirik semi-curhat, namun karena dibawakan dengan lepas dan lantang oleh Yudha yang bersuara berat, akhirnya lagu ini dapat memberikan kesan semangat bagi yang mendengarkannya. Kali ini mereka disokong Lafa Pratomo yang dipercaya dalam proses mixing dan mastering, serta menggandeng sang maestro logo Kereta Api Indonesia, Farid Stevy, pada sentuhan seni visual. Nama-nama berbahaya dalam ranah garapannya.

Dengan ini, Syarikat Idola Remaja mempersembahkan Mars Pengangguran untuk melengkapi bekal menghadapi kegamangan dunia yang sedang berjuang dalam menghadapi pandemik. Hal terpenting mah kita bisa tetap produktif, entah itu melalui karya ataupun beragam pelatihan daring agar tetap berdaya. Bagi kamu yang butuh penyemangat, silakan nikmati lagu ini melalui platform musik kesayanganmu. Hayu ah kita semangat!


Twitter: @syarikatidola

Instagram: instagram.com/syarikat_idola_remaja