Press "Enter" to skip to content

Mari Ramaikan Acara “Ripstore.Live From Cigondewah”!

Kayaknya ungkapan “Bandung Lautan Gigs” cocok disandang Bandung sekarang ini. Kenapa? Yaa, karena kota Bandung emang nggak pernah kehabisan gigsgigs enak buat dikunjungin. Warga kreatif bisa milih, mulai dari gigs kolektifan yang gratisan, gigs yang pake sistem pay as you wish, sampai gigsgigs yang harga tiketnya menguras kantong. Kantong kresek. Nggak deng, dompet maksudnya. Tinggal nyesuain aja sama keadaan dompet itu mah. Hehe.

Salah satu di antaranya yang lagi getol bikin acara adalah Ripstore.Asia yang pada Minggu (1/11) nanti bakalan ngadain lagi micro gigs untuk kedua kalinya, bertajuk Ripstrore.Live from Cigondewah. Rencananya, acara tersebut bakalan diselenggarakan di 133 CGNDWH, sebuah public space yang udah ada sejak tahun 2007 silam.

Ternyata 133 CGNDWH ini bukan sembarang public space, para pengelolanya punya misi buat mengembangkan lanskap kecil berkesenian warganya lewat 4 bidang utama: Desain, Literasi, Aktivitas Warga, dan pengembangan industri kreatif yang independen. Beuh, manteup kan?

Nah, gegara punya kesamaan visi dan misi, akhirnya Ripstore.Asia memilih tempat tersebut buat ngadain acaranya kali ini. Setelah sebelumnya diadakan di kawasan pasar antik Cikapundung. Antik, kayak si Alfi. Hahaha. Pada gelaran keduanya kali ini, Ripstore.Live ngajak lima band lintas genre buat memeriahkan Minggu sore nanti, mereka adalah Memoria Phobia, Finally We Arrived At The Earth, Parahyena, Tamankota, dan Slylab.

Khusus buat Slylab, setelah sekian lama hiatus, akhirnya mereka memutuskan untuk kembali aktif dan bakalan merilis sebuah single anyar berjudul, Icarus Paradox, dan akan dimainkan perdana di acara ini. Asik. Selain acara musik, nanti juga bakalan ada sebuah Talkshow Session bersama Idhar Resmadi (Jakartabeat.net) dan Ervin Ruhlelana (Samantha School) dengan tema “Musik Kita dan Warga Kota”. Terbaik boskuh.

Ah, pokoknya udah nggak ada alesan lagi buat nggak datang di acara Ripstore.Live from Cigondewah nanti. Udah mah acaranya gratis, nanti warga kreatif juga bakal dapet hiburan sekaligus ilmu lagi. Jadi, nikmat nge-gigs mana yang mau kamu dustakan?

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *