Press "Enter" to skip to content

Mari Bersepeda di “PDF Discuss #20: Bike Sharing”

Hey, warga Bandung yang super duper kreatif! haha lebay ya, tapi da emang bener sih. Kenapa saya bilang gitu karena tadi pagi menjelang siang (28/2), PDF Discuss mengadakan diskusi yang ke-20 bertemakan Bike Sharing di penghujung bulan penuh cinta ini. Diskusi yang santai namun kritis ini diselenggarakan di Urbane Galeri Yuliansyah Akbar tepatnya di Jalan Cigadung. Diskusi ini dibuat sederhana, berbobot, dan membuka kesadaran kita akan lingkungan Bandung di masa yang akan datang.

Sebelum lebih panjang diulas apa isi dari diskusinya, akan dijelaskan terlebih dahulu apa itu bike sharing. Bike sharing adalah sarana berkendara jarak dekat, yang diperuntukan sebagai pengumpan sarana angkutan yang lebih masal seperti bus, kereta, dan lainnya. Nah, udah kebayang kan ya, jadi pada diskusi ini menjelaskan lebih detil dari penempatan stasiun sepeda, segmentasi calon pengguna, desain stasiun sepeda, perawatan, keamanan, sistem, dan spesifikasi dari sepeda yang harus ergonomi dan anti maling. Ditambah lagi dengan fitur kunci hexagonal yang sedang dikembangkan untuk meminimalisir pencurian sepeda.

Pusing dengernya? Nggak kok, PDF Discuss ini nggak membosankan, soalnya diskusi ini santai pisan, duduk lesehan, bisa sambil ngopi-ngopi dan cuaca lagi hujan juga. Cocok lah, apalagi diskusi tentang kemajuan infrastuktur alat transportasi Bandung, semangat saya mah.

suasana diskusi bersama Anugrah Nurrewa dan Anisa Prasya
Suasana diskusi bersama Anugrah Nurrewa dan Anisa Prasya

Untuk membuka pandangan masyarakat bandung, Rini yang merupakan dosen Teknik Sipil ITB, sekaligus orang yang berperan pada bike sharing ini, ingin membuka pandangan masyarakat Bandung akan alat transportasi yang ramah lingkungan. Kebanyakan orang menganggap menggunakan sepeda sebagai alat transportasi itu akan mudah lelah dan panas, sedangkan menggunakan sepeda motor lebih nyaman dan fleksibiltas tinggi dengan kata lain dapat door to door.

Maka dari itu, melalui forum diskusi ini,  mencoba untuk menciptakan bentuk transportasi yang cocok dengan keadaan Bandung yang boleh dibilang nanggung, macet nggak, lancar juga nggak. Tapi beberapa tahun ke depan jika masyarakat masih tidak sadar, maka Bandung akan mengalami kemacetan dimana-mana. Dibutuhkan kebijakan pemerintah yang akan mendukung kesadaran masyarakat Bandung.

Implementasi dari bike sharing ini sudah sampai dengan prototype sepeda yang khusus, dengan merk sepeda Aleoca produksi Singapura. Edan, bayangin atuh naik sepeda buatan Singapura, tapi lebih bangga lagi kalo buatan lokal sih. Bahan baku sepeda ini sudah sangat aman, dengan spesifikasi ban 24 inch yang pada umumnya 26 inch ini lebih menargetkan bahwa pengguna sepeda bike sharing ini bisa mulai dari SMP sampai kita-kita ini yang sudah ranum alias kolot. Buat kamu yang mau tau gimana caranya nanti menggunakan bike sharing, sini saya kasih tau.

Sesi bertanya dan menjawab
Sesi bertanya dan menjawab

Pertama, kamu harus registrasi terlebih dahulu, proses registrasi ini sudah bersinergi dengan pusat informasi kota. Jadi, dijamin ini bukan salah satu sindikat penipuan. Kedua, setelah registrasi kamu harus nunggu dulu untuk mendapatkan smart card-nya. Kartu ini mesti disimpan baik-baik, karena kartu tersebut merupakan kartu member sekaligus akses kamu untuk pembayaran. Ketiga, pengguna sudah boleh menggunakan sepedanya kemana aja, tapi kalo udah beres, jangan lupa simpen di stasiun sepedanya lagi. Kira-kira seperti itu tata caranya, semoga segera terwujud.

Prinsip penggunaan sepeda ini adalah jangan dibawa pulang. Jadi misalnya, kamu menggunakan sepeda ini hingga ke tempat tujuan, tapi kamu sudah lelah untuk menggunakannya, tinggal dikembalikan aja ke stasiun sepeda yang terdekat dari tempat tujuan kamu, canggih kan. Nah tunggu apalagi, cobain deh kalo nanti udah ada. Jadi, nanti sama pacar naik sepeda bareng ke kampus dari depan komplek rumah ya, lelah tapi romantis kan ya?

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *