Press "Enter" to skip to content

“Loomer”, Gelaran European Invasion Style ala Bandung

Malam minggu lagi, sikapnya dia dingin lagi. Saya bosan, pengen senang-senang. Scrolling di Instagram, eh, nemu acara funky di Black Spot, Sabtu (6/12) lalu. Namanya Loomer, acara musik buat warga kreatif yang suka shoegaze, dream pop, indie pop dan musik indie kanan lainnya. Akhirnya saya datang ke sana, berharap bisa bikin lumer hatinya doi yang beku. Namanya juga usaha. Hehe.

Band pertama yang tampil ada Perfect Angel yang katanya udah 2 tahun nggak manggung. Di sini mereka berperan sebagai Mew. Membawakan hits-hitsnya Mew kayak Behind The Drapes, She Spider, She Came Home For Christmas dan Comforting Sounds, berhasil membuat para penoton semakin antusias akan acaranya.

Disambung dengan penampilan dari Seaside yang bikin ngawang. Band Jakarta yang baru pertama kali manggung di Bandung ini meng-cover dua band shoegaze yang terkenal pada zamannya, Lush dan Slowdive. Nggak cuma membawakan lagu-lagu dari masing-masing band yang diperankan, mereka juga mengenalkan lagu-lagu mereka ke warga kreatif Bandung. Jadi, total yang dibawain kurang lebih 9 atau 10 lagu karena ada yang di medley. Oh, iya, mereka juga ngajak satu pemuda dari barisan penonton untuk nyanyi di depan panggung bareng mereka. Ramahnya. Heuheu.

Dream pop yang nyaman dari Seaside
Dream pop yang nyaman dari Seaside.

Masuk ke half-time, akhirnya DJ Schwarnoff berhasil mencuri perhatian para penonton dengan memainkan track-track Britpop. Dengan tangan magisnya, doi berhasil membuat semua orang di arena berpogo ria dan bernyanyi bersama. Chaos tapi asyik! Yah, padahal saya pengennya moshing.

Elemental Gaze langsung masuk setelahnya. Bertindak sebagai band yang membawakan lagu-lagu dari pentolan dua genre berbeda, My Bloody Valentine di sisi shoegaze dan Blueboy di sisi twee pop, nggak lupa juga mereka membawakan single andalan mereka, yaitu Unperfect Sky. Berhasil membuat semua orang minta encore. Edan! Terakhir ada Nick. Band indie rock asal Jakarta ini membawakan lagu-lagu dari M83, yang tentunya pas untuk mengakhiri malam minggu yang meriah.

Duet maut Elemental Gaze
Duet maut Elemental Gaze.

Akhirnya, ada gig semacam European Invasion style lagi di Bandung. Semua kalangan penikmat musik dari yang muda sampai yang agak tua berkumpul jadi satu. Indah. Saya akan merindukan malam ini untuk selamanya. Nggak deng, lebay. Buat yang nggak dateng ke acara ini, sukurin. Buat kamu yang di sana, sampai jumpa lagi!

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *