Press "Enter" to skip to content

Loh kok, Professor-X bisa jalan?

Film sekuel X-Men: Days of Future Past sebenernya baru akan rilis di penghujung Mei 2014, tapi hingar bingar film gengges mutant ini sudah ramai sejak kapan tau. Walaupun belum bener-bener tayang, banyak pihak yang kerajinan meneliti lalu menebak-nebak alur cerita dan karakter yang muncul nantinya. Setelah ditelisik, ternyata ditemukan kejanggalan pada film garapan sutradara Bryan Singer ini, yaitu Charles Xavier a.k.a. Professor X bisa jalan normal! Eh, loh kok?

Padahal pas ending X-Men: First Class, digambarkan si Proffessor-X muda (James McAvoy) terpaksa harus pake kursi roda karena tulang belakangnya ketembak pantulan peluru dari Erik Lehnsherr alias Magneto (Michael Fassbender). Apakah tim produksi X-Men kelupaan kalo Professor-X harusnya lumpuh? Mana mungkin. Jadi, IGN sempat menanyakan hal tersebut kepada sang Produser, Simon Kindberg, dan kurang lebih inilah jawaban Kindberg:

“Kenapa Xavier muda enggak duduk di kursi roda? Itu sebenernya merupakan inti dari cerita X-Men: Days of Future Past. Plotnya adalah, bagaimana Xavier muda bisa belajar legowo menerima kondisinya yang berujung di kursi roda. Karena kisah sekuel ini, tak lain dan tak bukan, adalah perjalanan Xavier muda yang galau, rapuh dan berantakan hingga bisa menjadi seperti Professor-X,”

Kindberg juga bilang bahwa sepanjang film ini, penonton akan dibawa ke dalam kisah perjalanan Xavier muda. Bagaimana dia bisa bangkit dari kondisi tterpuruk, setelah kehilangan kedua kakinya, sodara perempuan, dan temen-temen deketnya. Ternyata… Mutan juga manusia.

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *