Press "Enter" to skip to content

Lega, Penantian Panjang Konser M83 Akhirnya Terbayar!

Katanya eyang, sih, “jodoh pasti nggak ke mana-mana”. Hmm, mungkin gini rasanya ya, hari Sabtu (22/5) pas aku dapet kesempatan nonton M83: Live in Jakarta. Asli, band electronic asal Prancis ini doyanan aku banget dari jaman SMP. Ya Allah, memang rejeki anak soleh yak.

Kalau mau ketemu jodoh nggak ada tantangan itu nggak asyik. Aku sempet ngalamin drama sebelum berangkat ke Jakarta, terus pas sampai venue sepatu ngucupyuk kena lumpur karena sisaan hujan pas maghrib. Huhu. Acara yang digelar di Lapangan D Senayan ini rupanya agak ngaret, nih. Aku sampai di Jakarta sekitar jam 8 malem dan Bottlesmoker yang merupakan opening act dari M83 baru aja kelar main. Agak sedih, sih, karena nggak bisa nonton mereka. Karena biasanya, pasti nyuguhin musik yang aneh-aneh kalau main sepanggung sama artis internasional.

Nggak seperti konser band pada umumnya, di acara kemarin setting-an panggung lebih fokus pada permainan cahaya ketimbang visualisasi. Tapi hey… itu nggak mengurangi kualitas lantunan musik dong. Secara keseluruhan, tata panggung sangat oke, tapi sayangnya sound agak berat di drum sehingga kadang membuat bagian vokal nggak terlalu kedengaran. Selain itu kurangnya interaksi antara M83 dengan penonton membuat kesan konser kayak terburu-buru. Takut turun hujan lagi meureun.

Tapi, nih, ya, menurut aku ada sedikit ketidakcocokan flow, karena lagu yang justru bikin “pecah”-nya disimpan di pertengahan penampilan seperti lagu Midnight City yang merupakan lagu kojo mereka. Nggak salah, sih, cuman flow-nya jadi turun aja. Nggak enakeun. Kesempurnaan memang hanya milik Tuhan ya. Walaupun perjalanan ketemu jodoh itu nggak semudah yang dibayangin sampai-sampai harus drama dulu kayak bus mogok dan macet-macetan, tapi ya terbayar sudah semua dengan penampilan ciamik dari Anthony Gonzalez cs. Hamdallah, satu kotak di bucket list udah terpenuhi. Hehehe.

Bottle Smoker 4 M83 3

Foto: dok. Kiosplay

Comments are closed.