Press "Enter" to skip to content

Kongsi Callow Art Exhibition: Ketika Siapapun Bisa Jadi Seniman

Heyho warga kreatif.. tau nggak kalau Minggu (29/3) kemaren di Yuliansyah Akbar Gallery diadakan pameran seni yang bertemakan a collective contemporary: Kongsi Callow Art Exhibition. Pameran yang kuratornya Bob Edrian Triadi ini mencoba memaknai fase awal kesenian. Maksednya gini, untuk jadi seorang seniman, nggak mesti kuliah seni dulu. Makanya, para artist yang memamerkan karya nggak semua punya latar belakang pendidikan seni, dan bahkan salah satu dari mereka masih menduduki bangku SMA, adeuhh euy daun muda.. Tapi justru, dengan latarbelakang artist yang macem-macem itu, karya yang dipamerkan juga jadi lebih variatif.

Misalnya nih, Avininditas Nura Lestari yang menceritakan banyak pengalaman pribadinya lewat karya seni. Dari mulai cerita tentang ibunya yang berulang tahun, sampai kecintaannya terhadap buku-buku karangan  Mr.Fitegerald, kebayang nggak? Nggak. Ada juga karya yang  yang membutuhkan instalasi aroma therapy karya Falah Fadhlurrahman. Jadi, si mz Falah ini menampilkan nggak sekedar menampilkan lukisan wayang aja, tapi doi nyimpen aroma therapy di bawah lukisannya untuk memunculkan suasana tradisional khas wayang. Aih, fix mabok aroma therapy.

instalasi aroma therapy
Tapa dulu, bos.

Oh iya,  ada yang lebih sokil lagi gob. karya dari founder Kongsi Callow, Karina Sokowati ini nggak biasa. Berkolaborasi dengan Annuit Terra, mereka menampilkan karya berjudul “The Force of Nature”, serupa hand formed sculptures, alias patung yang dibuat nyaris sama dengan kehidupan nyata. Nih, liat!

permen-permen skull yang terlihat enak karya karina dan terra
permen-permen skull yang keliatan enak karya Karina dan Terra

Begitu liat karya-karya yang dipamerkan, beneran deh, nggak nyangka, kalau para artist-nya bukan orang-orang yang kuliah di bidang seni. Keren-keren sob, nggak kalah sama karya seniman profesional. Yoi,  Pameran Kongsi Callow ini mengajarkan aku bahwa pengalaman merupakan sebuah kata kunci dalam memaknai karya-karya yang dihasikan oleh para artist. Para seniman non akademik ini ternyata berhasil menciptakan sebuah karya yang ciamiks!

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *