Press "Enter" to skip to content

Kolaborasi “Musca” & Industri Kreatif: Semangat yang Harus Banget Kita Ikuti

Musca, adalah sebuah acara yang mengangkat ide revitalisasi ruang publik, dan hutan kota Babakan Siliwangi menjadi tempat perhelatan yang pas untuk langkah awal ide ini. Acara yang diadakan pada Minggu (25/10) kemarin ini diinisiasi House The House dengan kolaborasi kawan-kawan industri kreatif, di antaranya Matoa, Niion, dan Brodo. Berbagai isu perombakan dan pembangunan hutan kota Babakan Siliwangi emang udah meresahkan, tapi ya gitu, banyak dari kita yang nggak ngerti apa yang sebenarnya diresahkan dan gimana cara mempertahankannya.

Ide menarik ini diwujudkan lewat gelaran musik, seni, kuliner, pemutaran film, rangkaian tenant yang ikut berkontibusi dalam acara, program penanaman pohon berkala dan berbagai gimmick lain yang berhubungan dengan revitalisasi hutan kota. Biar sedikitnya kita tau apa yang meresahkan, lebih-lebih kalau tau kenapa kita butuh Babakan Siliwangi.

Statement revitalisasi hutan kota tentu bisa menghasilkan banyak opsi soal bagaimana caranya. Menggali kesadaran yang berbuah kepedulian tentu jadi salah satu opsi yang jitu. Kayak ketika kamu sadar bahwa kamu sombong terus minta maaf dan nggak lagi-lagi gitu. Musca adalah bentuk trigger gratisan, nggak usah pake ikutan ESQ, buat masyarakat muda Bandung menggali awareness mereka terhadap lingkungannya. Keberadaan para tenant yang berkolaborasi dalam acara ini juga ngasih contoh cara kita berkontibusi terhadap lingkungan.

IMG_9310

1. Matoa

Matoa, brand jam tangan asal Bandung yang secara khusus menggunakan material kayu sebagai bahan dasar produk mereka, menggelar penanaman 4000 pohon secara berkala dalam rangka revitalisasi hutan kota Babakan Siliwangi hingga akhir tahun 2016. Penanaman pohon ronde pertama masuk dalam rangkaian acara Musca, melibatkan para volunteer yang sengaja datang untuk ikutan kontribusi. Menariknya, selain ngajakin orang-orang ikutan menanam pohon, setiap pohon yang ditanam juga merupakan kontribusi dari tiap-tiap produk jam tangan Matoa yang terjual. Harapan mereka program penanaman pohon ini bisa terus berkelanjutan dan merambah ke daerah-daerah lain di Bandung yang perlu ditanemin pohon. Amiiiin.

2. Niion

Brand tas yang produknya khas dari bentuk dan kain nilon warna-warninya ini ikutan kontribusi ngeluarin edisi khusus buat Musca. Produk edisi khusus ini berupa tas piknik yang mampu banget mengakomodasi perbekalan makan-minum sekeluarga-eun buat piknik. Malahan produk ini juga bisa difungsikan sebagai karpet piknik lucu pisan! Dibanderol dengan harga 349 ribu, boleh patungan, kan buat dipakai banyakan. Nggak tanggung-tanggung, hasil penjualannya disumbangin untuk revitalisasi hutan kota Babakan Siliwangi. Sweet!

3. Brodo Footwear

Brodo, brand yang megang dengan sepatu kulitnya yang nyaman kelas, ikutan juga dengan promosiin gerakan revitalisasi ini lewat media sosial dan sejumlah totem yang bisa kita temuin di sepanjang jalan menuju stage. Jadi para pengunjung diajakin share gerakan ini di akun instagram mereka, dan bagi yang postingannya “kena” dan beruntung dapet apresiasi berupa voucher dari Brodo. Emang penting, sih, jadi beruntung tuh. Buat pengunjung lainnya disediain juga berupa boks persegi panjang yang tiap sisinya bisa kita pakai corat-coret ide dan testimoni soal hutan kota Babakan Siliwangi. Mau curhat juga jarang kayaknya yang punya cerita galau di Baksil, jadi nggak usah maksa ya.

 

Tempatnya udah dikenalin, isunya udah diceritain, cara berbenahnya juga udah dicontohin. Alhamdulillah tinggal ikutan. Tinggal prak-na! Sambil follow atuh media sosial mereka. Kita saling follow mem-follow juga yuk, biar kamu followers-nya banyak, aku juga. Demi kebutuhan sosyalita~

_________________________

Twitter : @matoa_talks | @NIION_ID | @brodofootwear

Instagram : instagram.com/matoa_id | instagram.com/niion_id | instagram.com/bro.do

Web : matoa-indonesia.com | niion.co | bro.do

 

Foto: Ade Bambang Kurnia & Haruka

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *