Press "Enter" to skip to content

Kenyang Ngabuburit dengan Suguhan Musik di “Mulyono Jilid IV”

Jum’at (18/6) sore, aku berangkat dengan riang ke Pasar Cikapundung. Bukan, bukan buat belanja ornamen-ornamen buat villaku di Amerika, melainkan untuk datang ke microgig Mulyono yang memasuki edisi ke-4 dengan tajuk Mustarah, yang diadakan di Substore Pasar Cikapundung. Gelaran buatan mahasiswa ITB ini konsisten diadakan setiap bulan di tempat yang berbeda-beda, dengan tujuan mendongkrak grup musik yang sebenarnya masih hidup di ITB serta grup musik dari luar ITB.

Walaupun sekarang event yang serupa udah mulai menjamur di Bandung, selalu ada sesuatu yang berbeda yang ditawarkan oleh setiap acara. Di Mulyono ini contohnya, semua grup musik dianggap setara, dan urutan main di rundown ditentukan dengan sistem kocokan beberapa jam sebelum acara mulai. Jadi, grup musik dengan nama yang sudah melejit dan biasa bermain di akhir acara, bisa saja disajikan sebagai pembuka di Mulyono. Usahakan yang dapet kocokannya jangan yang tangannya bau. Haha.

Acara dibuka sekitar jam 4 sore oleh 2 orang MC yang berbusana islami, yang membacakan hasil pengocokan untuk urutan tampil. Ternyata, yang mendapatkan urutan tampil pertama adalah Bin Idris. Tanpa basa basi, do’i membuka penampilannya sore itu dengan lagu Kisah Sang Katak. Beberapa penonton langsung pindah duduk ke depan, beberapa sambil merekam penampilan Bin Idris sore itu. Setelah itu, gantian Mamat Gospel yang naik ke panggung dengan membawakan lagu-lagu dengan lirik yang puitis. Nggak lama setelahnya adzan maghrib berkumandang. Penonton langsung berpencar mencari makanan di sekitar untuk membatalkan puasa.

Setelah semua kenyang, acara dilanjutkan oleh penampilan dari Etza Meisyara. Di awal penampilannya, ia membawakan track eksperimentalnya dengan meng-cover lagu I Want You dari The Beatles yang dibawakan dengan rhythm blues dan paduan elektronika. Sedap! Lanjut, ada Oscar Lolang, yang mengenakan celana pendek biru putih belang-belang ala permen blaster. Dengan dibantu Andri Cahyaningtyas (Alvin & I) dan Jon Kastella, Oscar membawakan tembang-tembang bernuansa folk, dan sempat “meminjam” lagu dari Simon & Garfunkle. Penampilan Oscar pun ditutup dengan single Eastern Man.

Penampil yang namanya terakhir muncul di undian, nggak lain dan nggak bukan, adalah Alvin & I. Penampil yang juga membawakan lagu-lagu bernuansa folk itu membuat suasana malem itu jadi adem. Semua penonton duduk, sambil sebagian ngemil cireng dari Substore, sebagian mengabadikan momen dengan smartphone, dan ada juga yang khusyuk nonton sambil nyanyi-nyanyi kecil. Di penghujung penampilannya, Alvin and I mengajak penonton menyanyikan bersama lagu Tenang Jiwa. Sjahdoe!

Ketika acara rampung, penonton mulai meninggalkan venue, sambil beberapa berfoto foto ria dan ngobrol-ngobrol kecil sebelum pulang. Lelah kenyang, senang. Jika diibaratkan makanan, Mulyono Jilid IV ini cukup mengenyangkan. Sakses terus Mulyono untuk jilid-jilid berikutnya!

Foto: Adrian Nugroho

Comments are closed.