Press "Enter" to skip to content

Kembali Hadir Dalam Format Digital “Let Me Begin” Siap Bernostalgia dengan Para Pendengarnya

Seiring berkembangnya musik di Indonesia, tidak dipungkiri bahwa banyak kontribusi yang telah dilakukan oleh para penggiat musik di Indonesia, baik itu dari para musisi maupun dari para penikmatnya. Setiap perkembangan musik dan setiap era yang dilalui, selalu diikuti dengan muncul nya genre-genre baru yang mungkin diciptakan sendiri oleh para musisi lokal, ataupun dibawa langsung dan diadaptasi dari negara-negara luar seperti, Eropa, Amerika, Afrika maupun Asia bagian tengah seperti Jepang dan Korea.

Salah satunya musik dengan genre Showgaze. Mungkin masih banyak yang belum tau dengan genre yang satu ini, namun siapa sangka, genre ini sudah masuk ke Indonesia sejak era 90’an awal atau mungkin bahkan jauh dari sebelumnya. Masuknya genre ini dibuktikan dengan banyaknya musisi atau bahkan grup-grup musik yang bermunculan mengusung genre ini ditahun-tahun tersebut. Termasuk nama Themilo salah satunya. Grup musik yang lahir sekitar 25 tahun silam ini bisa dibilang merupakan salah satu pionir yang mempopulerkan genre showgaze di tanah air. Terbentuk pertama kali di Bandung, Themilo sudah menelurkan tiga buah album, termasuk album kompilasi mereka yang dirilis pada tahun 2017.

Album pertama mereka dirilis pada periode awal 2000’an. Bertajuk Let Me Begin, album ini berisikan materi-materi yang bisa dibilang tidak terpakai oleh vokalis sekaligus gitaris mereka Ajie Gergaji yang sebelumnya juga merupakan personil dari Cherry Bombshell. Walaupun begitu, materi yang ada pada album ini, justru menarik perhatian banyak penikmat musik di Indonesia, dibuktikan dengan dua single mereka yang katanya kala itu sering wara wiri di berbagai televisi nasional dan televisi gaul pada masanya yaitu MTV Indonesia. Katanya ? hmm maklum yaa, karena sikami pada tahun segitu mungkin masih main sesepedaan sambil ban nya diselipin gelas bekas ale-ale. Jadi belum nonton MTV. Hehe!

Banyak cerita suka maupun duka selama proses penggarapan album tersebut, mulai dari jarak yang harus mereka tempuh untuk sampai ke studio, karena studio tersebut berlokasi didekat kampus UPI. Dimana, kita tau yaa sebagai wargi Bandung, jalan menuju Setia Budi udah kayak berasa di Jakarta. Macet nya gak ketolongan lagi.  Terus, belum lagi mereka harus bareng-bareng belajar software Pro Tools untuk rekaman. Karena ternyata dan ternyata operator nya pun juga masih sama-sama belajar, haha, gelak Ajie mengingat kenangan tersebut.

Namun siapa sangka, karena kejadian yang tak terduga tersebut, musik yang dihasilkan justru memiliki karakter yang sedikit berbeda dan diluar ekspektasi. Dimana terlihat dari side A dan B yang bisa dibilang memiliki 2 sisi yang berbeda. Side A memiliki nuansa lo-fi dengan sedikit sentuhan fuzzy dan distorsi yang tidak disengaja, karena mereka terkadang harus menggantikan posisi sang operator studio yang keburu ngantuk. Jadi harus ngatur channel kompresor/limiter sendiri, pencet sana pencet sini, tapi syukur hasilnya pun memuaskan, tutur Ajie, lagi-lagi mengingat kenangan tersebut. Sedangkan side B berisikan lagu-lagu yang terakhir dibuat menjelang perilisan.

Pada album ini Themilo juga manggandeng beberapa nama seperti Sir Dandy dan Alvin Yuananta (Teenage Death Star) untuk mengisi suara di single meraka yang bertajuk Lazy. Sedangkan Alexandra J. Wuisan (Sieve) turut mengisi lirik dan vocal pada lagu Yin’s Evolving dan Sianida. Direkam di Anoa Records, Let Me Begin berhasil menjadi album esensial di skena lokal dan disukai oleh para penikmat musik, khususnya mereka yang menyukai genre showgaze.

Dengan harapan ingin kembali menyegarkan ingatan para pendengarnya, kini Anoa Records kembali merilis album Let Me Begin secara digital, agar dapat dinikmati oleh para pendengarnya terdahulu dan para generasi TikTok saat ini. Meh teu jojogetan wae di depan layar, sesekali menikmati musik yang berkualitas dan tidak mainstream ini. Let Me Begin sudah bisa kita nikmati di platform musik digital seperti Spotify, Joox, ITunes dan masih banyak lagi. “Karena Musik Yang Bagus Harus Dirilis dan Dinikmati Oleh Siapapun”.


Instagram : https://www.instagram.com/themiloband/

Twitter : https://twitter.com/Themiloband

Comments are closed.