Press "Enter" to skip to content

Kegemasan di “Ilubiung Project #2: Tonight You Belong To me”

Malam minggu yang gemesiiiiiiin, soalnya kemarin, Sabtu (19/12) aku dateng ke acara Ilubiung Project #2: Tonight You Belong To Me yang bertempat di Rumah Ilubiung & Galeri Gang Lapangan Serba Guna RT 02 at Gang Mamah Adi, RT 03 RW 03, Kampung Kreatif Dago Pojok. Acara ini tuh merupakan sebuah proyek karya seni ruang publik yang merespon ruang-ruang di Kota Bandung. Nah, kalau Ilubiung sendiri, dalam bahasa sunda berarti ‘Turut Serta”, makanya kali ini Ilubiung Forum berkolaborasi dengan masyarakat Kampung Kreatif Dago Pojok, Desainer dan Komunitas-Komunitas untuk membuat karya yang dekat dengan keseharian masyarakat Dago Pojok.

Acara ini merupakan puncak kegiatan Ilubiung Poject #2 yang sebelumnya berlangsung selama tiga bulan. Teman-teman dari Ilubiung Forum ini tinggal di sana dan mengadakan workshop bagi warga sekitar, dan dedek-dedek gemes. Beneran dedek-dedek ini mah, bukan yang lain. Workshop tersebut di antaranya membuat gambar, kerajinan dan membuat musik.

Acara ini dimulai selepas maghrib, para pengunjung pun bersatu-padu sama si dedek-dedek gemes yang ikut nonton, bikin suasana jadi rame. Berasa kumpul temen sepantaran. Dibuka dengan pemutaran teaser dokumentasi pendek kegiatan harian Kampung Dago Pojok yang nampilin video anak-anak ngemesin. Dilanjut sambutan-sambutan dari RT setempat dan dari founder dan director Ilubiung Project #2, Alfiah Rahdini, yang dalam sambutannya mengajak kita merenungi pendidikan seni di Indonesia, lalu dimeriahkan dengan penampilan musik dari Datdenhe2wder yg bawain lagu Jangan Takut Gelap-nya SO7 feat. Tasya. Ngerasa muda lagi euy!

DSC_0080
Aku mah pasti malu di depan panggung teh, dia mah jago!

Kalau tadi udah nyanyi-nyayi kemudian ada beatbox dari Mulut Travelers RMHR, selain beatbox mereka juga sharing tentang beatbox itu sendiri, contohin bunyi-bunyi alat musik dan juga berpantomim pake beatbox. Penampilan mereka bikin semua pengunjung gerakin mulut. Rahang aku pegal. Akhirnya tampil juga, neh, dedek-dedek gemes yang bernyanyi, mereka bawain tiga lagu ciptaan mereka sendiri yang dibuat pas workshop bareng Teman Sebangku dan kakak-kakak panitia Ilubiung Project #2, mereka membawakan lagu yang menceritakan mereka sebagai anak kecil, judul lagunya Flashdisk, Anak Segala Bisa dan Kampung Ilubiung. Ih, judul lagu-lagunya lucu. Ketika mereka bernyanyi ria, penonton dibuat riuh oleh aksi kocak sama kepolosan mereka yang gemesiiiin, bikin aku pengen nyubit!

Nggak sampai disitu, salah satu dede gemesin, Adi, tampil ber-stand up comedy, dia nyeritain hal-hal lucu di kehidupannya, walaupun pakai bahasa yang plin-plan, kadang bahasa sunda kadang bahasa Indonesia, tapi berhasil bikin semua penonton dan teman-temannya yang menonton tertawa. Ih, jadi pengen bawa Adi pulang. Selanjutnya ada pemutaran film, semua pemainnya dede-dede gemes yang menceritakan indahnya perdamaian, mereka berperan ada yang menjadi superhero dan anak-anak geng. Lagi-lagi kepolosan dan tingkah laku mereka di film itu bikin pengunjung tertawa dan makin akrab sama si dedek-dedek. Acara ditutup dengan penampilan dari Ini Hari, tapi pas mereka nyanyi aku kebelet, jadi nggak sempet nonton. Sedih~

DSC_0110
Mereka yang ikutan gemes.

Abis dari pertunjukan seni, akupun keliling-keliling ke pameran yang dipasang di selasar gang Dago Pojok sepanjang 60 meter, dihiasi dengan lighting oleh Ilubiung Forum. Hal tersebut difungsikan agar gangnya bisa menjadi ruang pamer selama bertahun-tahun. Pameran itu berupa karya-karya dari anak-anak yang kreatif, di antaranya puisi, lukisan, baju-baju yang dilukis dan foto-foto dokumentasi mereka semua. Walaupun pamerannya di selasar gang, tapi ini yang bikin unik, ornamen lampu-lampu yang didesain lucu bikin mata aku betah liatin karya-karya dari si dedek-dedek gemes, aku bangga padamu dek!

Founder dan director Ilubiung Forum, Alfiah Rahdini, berharap anak-anak di manapun, khususnya yang kemarin diajarin macem-macem di workshop bisa terus ngembangin ide dan kreativitasnya, “selain punya ide dan kreativitas sendiri mereka juga harus bisa merealisasikannya dan nggak putus belajar lewat apapun. Dan yang lebih penting jangan lupa main! Biar bisa ngembangin ide dengan cara yang menyenangkan,” tuturnya. Antusias banget warga kreatif!

Buat warga kreatif yang kemarin nggak sempet dateng, acara ini masih ada kok sampai tanggal 21 Desember, kalau tanggal 19 kemarin itu Festival dan Exhibition opening day. Nah, tanggal 20-21 masih dilanjut sama pameran dan bakal ada diskusi juga. Buat lebih lengkapnya boleh ceki-ceki medsosnya aja. Nuhun ya Ilubiung Project #2 bikin malam minggu aku sama si dia jadi asik!

Foto: Raka Ubaidillah

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *