Press "Enter" to skip to content

Kebaruan yang Sederhana di “Hutan Elektrik”

Tahura atau Dago Pakar merupakan panggilan sayang dari warga lokal untuk Taman Hutan Raya Juanda atau suka-suka, lah, yang penting sayang, yang merupakan hutan kota yang dikelola oleh pemerintah setempat. Tempat ini udah jadi salah satu alternatif rekreasi siapa aja, favorit siapa aja yang mau. Aku, sih, mau. Hari Minggu, (20/9) adalah waktu yang disiapkan sejumlah temen-temen dari industri kreatif untuk bikin acara Hutan Elektrik di Taman Hutan Raya Juanda, jadi aku juga menyiapkan diri untuk liat cara temen-temen mengemas acara Hutan Elektrik hari itu. Ternyata suatu keberuntungan buat aku mah.

2

Sebuah rangkaian acara yang didominasi dengan pengenalan musik elektronik melalui performance musik dan talkshow yang diiringi tanya jawab. di hutan kota, kebayang? Seger, sih. Heheu. Pengisi talkshow ada Mas Wiwied dari Flux inc. – sebuah sekolah musik elekronik – dan Mas Pecunk dengan karyanya yang berupa alat musik elektronik baru dan dibuat dari botol kaca bekas. Asli, kaget, bikin pengen nanya dan ternyata karyanya ini hendak dipamerkan di Jerman bulan Juli lalu, namun karena keterbatasan waktu, baru bisa dipamerkan tahun depan.

3

Luasnya latar belakang dari para penikmat acara ini, bikin sayur lodeh jadi lengkap, kalau diibaratkan makanan. Sebagai MSG-nya, disediakan bazaar makanan lucu di venue, ada merchandise gratis dari Aw Feel Good dan Calcas buat yang ngacung, dan cukur rambut gratis dari Barber.Bulu. Lumayan banyak yang ngantri buat cukur di bawah pohon rindang hutan kota. Bodor.

Ternyata kita masih bisa bikin banyak alternatif untuk menghibur diri. Piknik sekadarnya dikelilingi pepohonan. Bawa speaker sendiri juga nggak dilarang, bawa bekal biar uang makannya dipake buat bayar parkir sama tiket masuk. Siapa tau ketemu, semoga aja. Amin, ya.

Be First to Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *