Press "Enter" to skip to content

Jarambah ke Cigondewah Barengan “Ripstore.Live” Edisi 2

Waktu kecil, nggak ada yang lebih menyenangkan lagi dari main jauh, atau bahasa enaknya mah jarambah. Tapi udah dewasa juga perlu atuh buat jarambah, agar nggak kurang piknik tea geuning yang suka dijadiin quotes. Dan konsep jarambah ini rasanya perlu juga untuk diterapkan pada event musik di Bandung, yang selama ini masih menumpuk di Utara.

Meneruskan apa yang telah dilakukan di Cikapundung lalu, Ripstore.Asia kembali menyuguhkan panggung yang asik buat band-band Bandung untuk unjuk gigi. Ripstore.Live 2 kali ini digelar di Cigondewah, sebuah daerah di Bandung Selatan. Bertempat di halaman belakang 133CGNDWH Public Space, sebelahan sama store-nya Slasher Clothing, yang ikut mendukung acara kali ini dengan kaos-kaos enaknya yang dibagiin pas kuis. Oh iya, sebelahan juga sama mesjid. Biar diridhoi Allah.

Open gate dari jam 2 siang, namun acara nggak langsung dimulai. Ada beberapa kendala kecil, seperti hujan yang sempat turun dengan intensitas kecil dan jadwal adzan di mesjid. Iya kan sebelahan. Jadinya baru mulai beres maghrib. Ripstore.Live 2 dibuka dengan Memori Phobia, tapi rasa De Tohtor, karena vokalisnya Bakrie “De Tohtor”. Tapi asik, sih, karena dibarengi pembacaan sajak oleh Ervin Ruhlelana.

IMG_3455
Kongres, ngawangkong teu beres-beres.

Selepas itu, Talkshow Session bareng Idhar Resmadi dan Ervin Ruhlelana. Seru gitu, bahas “Musik Kita dan Warga Kota”. Bagaimana musik, khususnya di Kota Bandung, sangat berkaitan erat dengan pergerakan masyarakatnya. Bagaimana hari ini telah terjadi berbagai perubahan akibat zaman itu sendiri. Diskusi yang hangat, yang sayangnya harus terhenti karena durasi waktu yang kurang mencukupi.

Tapi orang-orang yang pada dateng nggak pada sedih, soalnya The Mahad langsung main dan bikin hangat seisi venue. Bawain 4 buah lagu, yang salah satunya adalah lagu mereka sendiri yang nyeritain tentang gengster di Bandung. Edins gini. Dilanjut dengan Tamankota, yang kembali manggung setelah 2 tahun hiatus, dan langsung merilis single baru di Cigondewah! Wah! Nuansa pop gimana yah, gitulah enak aja bikin badan mengikuti gerakan angin. Ngahiliwir.

IMG_6594 (2)
Ngahiliwir bareng Tamankota.

Nggak cuma Tamankota yang rilis single baru, tapi Slylab juga. Saat dapet giliran main, Slylab bawain single barunya berjudul Icarus Paradox. Semacam enak, ditambah teh Devita yang kini berhijab membuatku lebih ingat Sang Pencipta. Edehhh. Malam itu bener-bener subhanallah karena disuguhi juga oleh musik-musik dari Finally We Arrived At The Earth, dan ditutup dengan penampilan menenangkan dari Parahyena.

Pengen meluk semua pengisi acara. Tapi lebih pengen meluk Ripstore.Asia, karena udah membawaku jauh jarambah ke Cigondewah, dan menyuguhkan pertunjukan musik plus diskusi yang hangat serta bermanfaat. Semakin penasaran dengan gelaran selanjutnya. Cikapundung, Cigondewah, lalu di mana. Semoga semakin jarambah, karena event musik yang asik nggak cuma ada di Utara.

 

Foto : Talitha Yurdhika

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *