Press "Enter" to skip to content

Hypercan: Bukti Menjanjikannya Skena Musik Metal Lampung

Mengerupsi sejak tahun 2000, Hypercan, menjadi satu kelompok metal yang namanya cukup disegani di ranah musik underground Lampung. Memainkan jenis musik brutal death metal, kuartet yang kini dimotori oleh Andrian Riswanto (gitar), Herianto Dhiot (vokal), Teddy Septiady (bass) dan Rama Ari Indrayaka (drum) ini begitu ter-influence kuartet death metal sangar macam Disavowed, Pyaemia dan Vomit Remnants. Oh ya, sekadar info, Rama mengisi posisi drum terhitung Juni 2014, menggantikan pendahulunya, Denci Suprobo.

Kiprah Hypercan dalam mengembangkan musik metal di Kota Tapis, memang nggak bisa dipandang sebelah mata. Menurut kabar yang beredar, mereka menjadi salah satu inisiator dari lahirnya sebuah rilisan krusial bagi skena metal Lampung, yaitu Lampung Metalhead Compilation, yang rilis pada awal tahun 2015 ini.

Selain itu, secara individual band, Hypercan pun cukup aktif dalam menelurkan beberapa karya mereka. Tercatat ada beberapa rilisan seperti Promo Tape (2003), VA Brutally Sickness 6 “Dismembered and Molested” by Extreme Souls Productions (Bandung) and MMC Production (Makassar) (2003), Promo CD (2007), Single PromoSplash The Rotten Soul” (2009), danĀ  terakhir adalah Promo CD (2012) bermaterikan dua nomor lagu yang akan coba saya ulas di sini. Promo CD ini sendiri mereka rekam di studio Masterplan Bandung, dengan Totenk (gitaris Forgotten) sebagai engineer musiknya.

Aku Sang Pembunuh, menjadi lagu pembuka dalam promo CD ini. Hentakan hyper blasting pada drum, serta riff-riff gitar bernuansa groovy membuat lagu ini jadi terdengar sangar. Belum lagi sokongan sound yang begitu menggelegar, yang kemudian membuat kamu akan terhipnotis untuk terus mengayunkan kepala menikmati sajian mengerikan Hypercan di lagu ini.

Dan terakhir adalah Dissatisfaction. Di lagu berdurasi 2 menit 32 detik ini, kamu akan mendengar sajian brutal death metal yang gahar, dengan dimainkan dalam tempo yang begitu cepat. Secara komposisi, lagu ini boleh dibilang memiliki formulasi musik yang sama dengan apa yang Hypercan kasih di lagu Aku Sang Pembunuh. Ya, masih dengan hyper blasting tempo cepat pada drum, balutan riff gitar bernuansa groovy, geraman vokal yang membabi buta, serta kadar sound yang seolah mampu memecah gendang telinga.

Kamu bisa cari tau lebih dalam tentang musik mereka di tautan yang saya cantumin di bawah. Hajar!

_________________________________

Facebook : Hypercan

Reverbnation : reverbnation.com/hypercan

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *